oleh

Klarifikasi Penyaluran MBG di Kecamatan Botang Lomang: “Sebelum Sekolah Apel, Makanan Sudah Tiba di Desa”

HALSEL, Malutline— Penyaluran program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah kepulauan Kecamatan Botang Lomang kembali menjadi sorotan warga. Kali ini bukan karena keterlambatan, melainkan justru karena distribusi yang dinilai sangat cepat, bahkan sebelum sekolah memulai apel pagi, makanan sudah tiba di desa tujuan.

Warga menyebut, pengantaran MBG yang saat ini berjalan dinilai efektif dari sisi waktu tempuh. Jalur laut dari Desa Bajo menuju desa-desa lain seperti Tanjung Obit, misalnya, dapat ditempuh hanya dalam waktu sekitar 15 menit. Hal ini membuat distribusi logistik bisa dilakukan sejak pagi buta, sehingga setibanya di desa, makanan sudah siap disalurkan ke sekolah-sekolah.

“Sekolah belum apel saja, makanan sudah sampai di desa Ini pengantaran sangat cepat,” ungkap salah satu warga Botang Lomang.

Kondisi geografis kepulauan yang selama ini dianggap menjadi kendala distribusi, justru dalam praktiknya menunjukkan bahwa jalur laut di Botang Lomang cukup mendukung kelancaran program MBG. Dengan jarak tempuh yang relatif singkat antar desa melalui laut, proses pengiriman bisa dilakukan lebih efisien dibandingkan melalui jalur darat di wilayah lain.

Warga menilai, kecepatan ini sekaligus menjadi klarifikasi atas berbagai asumsi yang berkembang sebelumnya terkait hambatan distribusi MBG di wilayah kepulauan. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa pengantaran dapat dilakukan lebih awal, bahkan sebelum aktivitas sekolah dimulai.

Namun demikian, sebagian masyarakat juga mengingatkan bahwa kecepatan pengiriman perlu dibarengi dengan pengawasan kualitas makanan dan ketepatan waktu penyajian di sekolah, agar tujuan utama program yakni pemenuhan gizi siswa benar-benar tercapai.

“Cepat itu bagus, tapi yang penting juga kualitas makanan tetap terjaga sampai dibagikan ke anak-anak,” ujar warga lainnya.

Klarifikasi ini sekaligus menggambarkan bahwa sistem pengantaran MBG di Kecamatan Botang Lomang saat ini berjalan cukup baik dari sisi distribusi waktu. Jalur laut yang singkat antar desa menjadi keunggulan tersendiri dalam mendukung kelancaran program pemerintah tersebut.

Masyarakat berharap pola distribusi yang sudah berjalan efektif ini bisa dipertahankan, bahkan ditingkatkan, agar manfaat program MBG dapat dirasakan maksimal oleh para siswa di seluruh desa kepulauan Botang Lomang. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed