HALSEL, Malutline – Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, Suasana duka menyelimuti keluarga besar Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Halmahera Selatan atas wafatnya almarhumah Aisa Hi. Usman, ibunda tercinta dari M. Hijra Hi. Kamuning, S.H, Anggota Bawaslu Kabupaten Halmahera Selatan.
Kepergian almarhumah merupakan kehilangan yang sangat mendalam, tidak hanya bagi keluarga inti yang ditinggalkan, tetapi juga bagi seluruh jajaran dan keluarga besar Bawaslu Halmahera Selatan. Almarhumah dikenal sebagai sosok ibu yang bersahaja, penuh kelembutan, serta senantiasa menanamkan nilai-nilai keislaman, ketakwaan, dan akhlakul karimah dalam kehidupan keluarga maupun lingkungan sekitarnya.
Ketua beserta seluruh pimpinan dan jajaran Bawaslu Kabupaten Halmahera Selatan menyampaikan belasungkawa yang setulus-tulusnya atas berpulangnya almarhumah ke hadirat Allah SWT. Dalam pernyataan resminya, keluarga besar Bawaslu Halmahera Selatan turut mendoakan agar almarhumah memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhumah, mengampuni segala dosa dan khilafnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di surga-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, khususnya Bapak M. Hijra Hi. Kamuning, S.H., semoga senantiasa dianugerahi kesabaran, keikhlasan, serta keteguhan hati dalam menghadapi cobaan ini,” demikian ungkapan duka dari keluarga besar Bawaslu Halmahera Selatan.
Dalam ajaran Islam, kematian merupakan sebuah keniscayaan yang akan dialami oleh setiap makhluk bernyawa. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an, “Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian” (QS. Ali Imran: 185). Oleh karena itu, musibah ini hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua untuk senantiasa meningkatkan keimanan, memperbanyak amal saleh, dan mempersiapkan bekal terbaik untuk kembali menghadap Allah SWT.
Almarhumah Aisa Hi. Usman semasa hidupnya dikenal sebagai figur ibu yang memiliki peran besar dalam membentuk karakter dan kepribadian anak-anaknya. Nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, kesederhanaan, serta keikhlasan yang beliau tanamkan tercermin dalam dedikasi dan integritas putra beliau dalam menjalankan amanah sebagai penyelenggara pengawasan pemilu.
Keluarga besar Bawaslu Kabupaten Halmahera Selatan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa bagi almarhumah, agar setiap amal kebaikannya diterima dan menjadi pemberat timbangan di hari akhir kelak. Doa dari sesama insan merupakan wujud kasih sayang dan penghormatan terakhir bagi mereka yang telah mendahului kita.
“Ya Allah, ampunilah dosa almarhumah, rahmatilah beliau, lapangkan kuburnya, terangi alam barzakhnya, serta jadikan kuburnya sebagai taman dari taman-taman surga-Mu,” demikian doa yang senantiasa dipanjatkan.
Akhir kata, semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa berada dalam lindungan dan kasih sayang Allah SWT, serta dikaruniai kesabaran yang indah (shabran jamilan). Semoga musibah ini menjadi wasilah untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan kepedulian kita semua Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. (Haji)











Komentar