LABUHA, Malutline – Mengawali tahun baru dengan semangat kebersamaan dan keikhlasan, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Halmahera Selatan menggelar kegiatan refleksi awal tahun yang sarat makna, kehangatan, dan nilai spiritual. Kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan hati, tempat berbagi rasa, serta momentum untuk menata niat dan langkah ke depan dalam bingkai pengabdian.
Dalam suasana yang sederhana namun penuh makna tersebut, Istri Bupati Halmahera Selatan, Rifaat Al Saadah, menuliskan sebuah refleksi yang menyentuh hati “Dalam temu kami meramu kebaikan yang tak semu.”
Sebait kalimat itu bukan sekadar rangkaian kata, melainkan cerminan dari semangat DWP sebagai wadah perempuan yang terus belajar memberi makna dalam setiap perjumpaan, menebar manfaat dalam setiap kebersamaan, serta menguatkan peran perempuan dalam keluarga, organisasi, dan masyarakat.
Refleksi awal tahun ini menjadi pengingat bahwa pertemuan bukan hanya soal hadir secara fisik, tetapi tentang menyatukan niat, menyelaraskan tujuan, dan menumbuhkan kebaikan yang tulus—kebaikan yang lahir dari hati, dijalankan dengan keikhlasan, dan dirasakan dampaknya oleh sesama.
Di tengah dinamika kehidupan dan tantangan zaman, DWP Halsel hadir sebagai ruang penguatan moral, spiritual, dan sosial bagi para anggotanya.
Melalui kebersamaan yang terbangun, DWP Kabupaten Halmahera Selatan terus meneguhkan komitmennya untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah, khususnya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia, penguatan ketahanan keluarga, serta pembinaan karakter generasi penerus.
Perempuan, melalui perannya di DWP, tidak hanya menjadi pendamping, tetapi juga penggerak perubahan yang dimulai dari hal-hal kecil namun bermakna.
Kegiatan refleksi ini juga menjadi ajang muhasabah diri—menengok perjalanan yang telah dilalui, mensyukuri setiap capaian, serta menjadikan kekurangan sebagai pelajaran berharga. Dengan semangat awal tahun, DWP Halsel mengajak seluruh anggotanya untuk melangkah dengan hati yang bersih, pikiran yang jernih, dan tekad yang kuat dalam menebar kebaikan di lingkungan masing-masing.
Nilai kebersamaan, ketulusan, dan kepedulian yang terjalin dalam kegiatan ini diharapkan menjadi energi positif yang terus mengalir sepanjang tahun. Sebab dari pertemuan yang sederhana, lahir niat besar untuk memberi manfaat; dari kebersamaan yang hangat, tumbuh kebaikan yang tidak semu—sebagaimana makna yang terkandung dalam refleksi yang dituliskan.
Akhirnya, refleksi awal tahun DWP Kabupaten Halmahera Selatan bukan hanya menjadi agenda seremonial, tetapi menjadi pengingat bahwa setiap langkah pengabdian yang dilandasi keikhlasan akan selalu bernilai di hadapan Allah SWT dan bermakna bagi sesama.
MasyaAllah Tabarakallah, semoga setiap temu menjadi jalan kebaikan, setiap langkah bernilai ibadah, dan setiap peran perempuan DWP Halsel menjadi cahaya bagi keluarga, daerah, dan generasi masa depan. (Haji)











Komentar