LABUHA, Malutline— Penampakan kondisi jalan raya di Desa Labuha Kecamatan Bacan kabupaten Halmahera Selatan kembali menjadi sorotan warga. Sejumlah masyarakat mengeluhkan ketiadaan saluran drainase (got) di sepanjang badan jalan, khususnya di kawasan sebelum Toko Modern Mart Nurhayati Abdul Kadir Yahya.
Pantauan di lokasi menunjukkan, permukaan jalan tampak normal dari arah depan Namun, warga menyebut kondisi di bagian belakang dan sisi jalan justru memprihatinkan karena air hujan tidak memiliki jalur pembuangan yang jelas. Akibatnya, genangan air kerap muncul saat hujan turun, berpotensi merusak badan jalan dan mengganggu aktivitas warga.
“Ini yang tampak depan saja, belum bagian belakang. Kalau hujan, air mengalir ke mana-mana karena tidak ada got,” ungkap salah satu warga Labuha.
Menurut warga, ketiadaan drainase tidak hanya menimbulkan genangan, tetapi juga dikhawatirkan berdampak jangka panjang terhadap ketahanan jalan, kebersihan lingkungan, serta kenyamanan pengguna jalan, baik pejalan kaki maupun pengendara.
Keluhan tersebut disampaikan dengan harapan adanya perhatian dari pemerintah desa maupun instansi terkait, tanpa tuntutan berlebihan. Warga menegaskan bahwa permintaan mereka sangat sederhana.
“Tara minta banyak. Bikin got saja sudah Alhamdulillah,” ujar warga dengan nada berharap.
Ungkapan keprihatinan itu diperkuat dengan refleksi moral yang kerap disampaikan masyarakat setempat:
“Dunia tidak akan hancur oleh orang-orang jahat, melainkan oleh mereka yang melihat kejahatan tetapi tidak melakukan apa-apa.”
Bagi warga, kalimat tersebut menjadi pengingat bahwa pembiaran terhadap persoalan kecil dapat berkembang menjadi masalah besar jika tidak segera ditangani. Drainase yang baik dinilai sebagai kebutuhan dasar infrastruktur yang sangat menentukan kualitas lingkungan permukiman.
Warga berharap, ke depan pemerintah dapat melakukan peninjauan langsung ke lokasi, sehingga kondisi riil di lapangan dapat dilihat secara menyeluruh, bukan hanya dari sisi depan jalan. Dengan adanya saluran got yang memadai, masyarakat meyakini persoalan genangan air dapat diminimalisir dan aktivitas ekonomi di sekitar kawasan tersebut bisa berjalan lebih lancar.
Hingga berita ini diterbitkan, warga Desa Labuha masih menunggu langkah nyata berupa pembangunan drainase sederhana, sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan dasar lingkungan dan keselamatan bersama. (Red)












Komentar