HALSEL, Malutline.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan diminta memberikan perhatian serius terhadap kedisiplinan para guru di SD Negeri 76 Halmahera Selatan, yang berlokasi di Desa Pasir Putih, Kecamatan Kayoa Selatan.
Pasalnya, para guru di sekolah tersebut diduga sering datang terlambat ke sekolah, bahkan kegiatan belajar mengajar baru dimulai sekitar pukul 09.00 hingga 10.00 WIT, jauh dari jadwal semestinya. Kondisi ini menuai sorotan dari masyarakat dan orang tua siswa yang merasa prihatin dengan rendahnya kedisiplinan tenaga pendidik di sekolah tersebut.
Beberapa warga setempat menyebut, keterlambatan guru sudah menjadi kebiasaan yang berlangsung lama dan belum mendapat perhatian dari pihak terkait.
“Setiap hari guru-guru datang sudah jam sembilan bahkan jam sepuluh baru mulai mengajar. Anak-anak sudah menunggu lama di sekolah. Kami harap Dinas Pendidikan jangan tutup mata,” ungkap salah satu warga Pasir Putih yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (8/11/2025).
Warga juga menilai bahwa minimnya pengawasan dari Dinas Pendidikan Halsel membuat perilaku seperti ini terus terjadi tanpa tindakan tegas.
“Kalau tidak ada teguran dari dinas, nanti kebiasaan ini terus berulang. Ini soal tanggung jawab moral dan profesionalisme sebagai pendidik,” tambahnya.
Kondisi tersebut dikhawatirkan akan berdampak pada kualitas pembelajaran dan kedisiplinan siswa di sekolah itu.
Masyarakat berharap agar Kepala Dinas Pendidikan Halmahera Selatan segera meninjau langsung situasi di SD Negeri 76 Pasir Putih dan mengambil langkah pembinaan agar proses belajar mengajar berjalan optimal sesuai aturan.
“Kami tidak bermaksud menjelekkan, tapi ini bentuk kepedulian terhadap pendidikan anak-anak kami. Kalau guru datang terlambat, bagaimana anak-anak bisa disiplin dan berprestasi?” ujar warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan masyarakat tersebut. (red)











Komentar