LABUHA, Malutline – Warga di Kecamatan Botang Lomang, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), mengeluhkan pemadaman listrik yang terjadi hampir setiap malam tanpa kejelasan dari pihak PLN setempat.
Pemadaman rutin tersebut umumnya terjadi sekitar pukul 22.00 WIT dan berlangsung selama 4 hingga 5 jam, membuat aktivitas warga terganggu dan sejumlah peralatan elektronik rusak.
Beberapa warga menilai pemadaman listrik ini tidak masuk akal, terutama karena kondisi cuaca di wilayah Botang Lomang selama beberapa pekan terakhir terbilang sangat baik tanpa hujan ataupun gangguan alam lainnya.
“Pemadaman hampir tiap malam, padahal cuaca bagus. Ini sudah tidak wajar lagi. Kami curiga ada permainan di dalam PLN,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, Minggu (3/11/2025)
Sejumlah warga juga mulai menduga adanya praktik tidak bertanggung jawab di internal PLN Botang Lomang, termasuk dugaan adanya “mafia minyak solar” yang memanfaatkan bahan bakar untuk kepentingan pribadi.
“Kalau mati karena cuaca atau gangguan mesin, kami bisa maklum. Tapi kalau setiap malam, dengan pola yang sama, kami curiga ini sudah ada permainan,” kata warga lainnya.
Pemadaman listrik yang tidak menentu ini telah menimbulkan kerugian bagi masyarakat, terutama bagi pelaku usaha kecil yang mengandalkan listrik di malam hari serta keluarga yang peralatan elektroniknya rusak akibat arus tidak stabil.
Masyarakat Botang Lomang mendesak PLN Halmahera Selatan segera turun tangan melakukan evaluasi terhadap petugas dan pengelola PLN Botang Lomang.
Warga berharap manajemen PLN wilayah Halsel meninjau langsung kondisi di lapangan dan memberikan penjelasan terbuka kepada publik.
“Kami minta pihak PLN Kabupaten turun langsung. Kalau memang ada oknum nakal, tolong segera dievaluasi. Jangan masyarakat terus yang jadi korban,” tegas salah satu tokoh masyarakat Botang Lomang.
Warga berharap PLN dapat memberikan pelayanan listrik yang stabil dan transparan, agar masyarakat kembali percaya terhadap pelayanan BUMN tersebut.
Mereka juga meminta pemerintah daerah ikut mengawasi agar dugaan penyalahgunaan BBM solar di lingkungan PLN tidak terjadi lagi. (Red)










Komentar