oleh

Warga Desak BPK Maluku Utara Audit Khusus Proyek Puskesmas Laluin, Diduga Gunakan Material Tak Sesuai Konstruksi

HALSEL, Malutline.com Pekerjaan pembangunan gedung Puskesmas Laluin di Kecamatan Kayoa, Kabupaten Halmahera Selatan, kembali menuai sorotan. Sejumlah warga mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Maluku Utara agar segera melakukan audit khusus terhadap proyek bernilai miliaran rupiah tersebut.

Pasalnya, proyek yang dibiayai dari anggaran fantastis 9,81 miliyar itu diduga dikerjakan tidak sesuai dengan standar konstruksi bangunan, bahkan menggunakan material yang tidak direkomendasikan, seperti batu rijang dan pasir putih yang tidak memenuhi syarat teknis untuk konstruksi gedung.

Menurut keterangan warga, pihak kontraktor pelaksana terkesan mengabaikan aturan teknis serta tetap melanjutkan pekerjaan meski sudah mendapat sorotan dari masyarakat setempat.

“Kami melihat pekerjaan ini tidak sesuai spesifikasi. Tapi kontraktor tetap jalan terus seolah tidak ada yang salah,” ungkap salah satu warga Desa Laluin, Jumat (31/10/2025).

Lebih lanjut, warga juga menilai adanya dugaan hubungan khusus antara pihak kontraktor dan oknum di BPK Perwakilan Maluku Utara, yang menyebabkan pengawasan terhadap proyek tersebut tidak berjalan maksimal.

“Kontraktor haji Asbar dan pengawas Ifkar merasa lebih dekat dengan BPK, sehingga mereka seakan kebal dan bebas bekerja sesuka hati. Padahal ini proyek besar yang menggunakan uang negara,” ujar warga lainnya dengan nada kecewa.

Warga berharap BPK RI Perwakilan Maluku Utara turun langsung ke lokasi untuk memeriksa kualitas pekerjaan serta memastikan tidak ada penyimpangan dalam penggunaan anggaran negara.

“Kalau tidak segera diaudit, maka kerugian bisa besar dan yang dirugikan bukan hanya pemerintah, tapi juga masyarakat yang akan menggunakan fasilitas kesehatan itu,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kontraktor dan BPK Perwakilan Maluku Utara belum memberikan tanggapan resmi atas tudingan tersebut. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed