oleh

Iswan Warga Labuha Diduga Ancam Wartawan Saat Liputan di Kafe Hox, Pengunjung Kecam Sikap Arogan

HALSEL, Malutline.com Insiden tak terpuji terjadi di salah satu kafe malam kawasan hoks, Kota Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, pada Kamis malam (30/10/2025). Seorang warga yang diketahui bernama Iswan, asal Labuha, diduga mengancam dan membentak seorang wartawan yang sedang menjalankan tugas peliputan di lokasi tersebut.

Menurut keterangan sejumlah pengunjung, saat kejadian Iswan dalam kondisi diduga telah dipengaruhi minuman keras. Ia secara tiba-tiba berteriak dengan nada kasar dan menghina wartawan yang sedang bertugas.

“Dia (Iswan) marah-marah dan teriak ‘wartawan bodok, suka campur urusan’. Padahal wartawan itu tidak melakukan apa-apa, hanya liputan biasa. Iswan sudah dalam keadaan mabuk,” ungkap salah satu pengunjung yang enggan disebut namanya.

Masih menurut keterangan saksi, perilaku Iswan sudah dikenal negatif oleh beberapa pengunjung kafe. Ia disebut memiliki tipikal arogan dan kerap membuat keributan di sejumlah tempat hiburan malam di wilayah Labuha.

“Orangnya memang sudah sering bikin gaduh di beberapa kafe. Kalau sudah minum, dia selalu merasa hebat dan suka menyinggung orang lain,” tambah pengunjung lainnya.

Dalam insiden tersebut, Iswan juga sempat membanggakan harta keluarganya di depan sejumlah perempuan penghibur malam. Ia mengaku berasal dari keluarga kaya dan menyebut orang tuanya sebagai pemilik mobil mewah terbanyak pertama di Bacan, bahkan sebelum Halmahera Selatan dimekarkan menjadi kabupaten.

“Dia bilang orang tuanya orang pertama yang punya mobil mewah di Labuha, dan merasa orang paling berpendidikan tinggi di sini. Ucapannya malah jadi bahan tertawaan para pengunjung,” ujar saksi lain di lokasi.

Sikap arogan Iswan membuat suasana kafe memanas. Ia bahkan sempat mengancam wartawan yang sedang meliput, namun aksi tersebut berhasil dilerai oleh sejumlah pengunjung dan staf kafe sehingga tidak terjadi bentrokan.

Para pengunjung mengecam keras tindakan Iswan dan berharap kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Kami minta aparat keamanan mengambil tindakan tegas. Jangan sampai hal seperti ini dibiarkan, apalagi sampai mengancam wartawan yang sedang bertugas,” tegas salah satu pengunjung.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun pihak kafe terkait insiden tersebut. Namun para saksi berharap kejadian itu bisa menjadi pelajaran agar setiap pengunjung tempat hiburan tetap menjaga etika dan menghormati profesi wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed