LABUHA, Malutline — Suasana haru dan bahagia menyelimuti prosesi pernikahan pasangan muda Nurlina Sajim dan Arsil Budi, yang digelar pada Sabtu, 18 Oktober 2025, di Desa Marabose, Kecamatan Bacan. Namun, momen bahagia ini bukan hanya tentang akad nikah semata — melainkan juga menjadi contoh nyata pelaksanaan program pemerintah dalam mewujudkan keluarga sehat dan tertib administrasi.
Tiga bulan sebelum akad nikah, pasangan ini telah mendapatkan pendampingan dari Tim Pendamping Keluarga (TPK) Desa Marabose, yang dibentuk oleh DP3AKB Halmahera Selatan bekerja sama dengan BKKBN Pusat. Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan calon pengantin dalam kondisi sehat, siap menikah, dan siap secara fisik untuk menjalani kehamilan — sebagai langkah nyata pencegahan stunting sejak dini.
“Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan bahwa setiap calon pengantin benar-benar siap membangun keluarga yang sehat, bahagia, dan berkualitas,” ujar Maharani M. Karim, Ketua TPK Marabose.
Dalam prosesi tersebut, para pengantin juga menerima sejumlah dokumen penting negara, di antaranya, Sertifikat Elsimil yang diserahkan oleh TPK (Ketua PKK Desa, Bidan Desa, dan Kader KB) Buku Nikah dan Kartu Elektronik Nikah, diserahkan oleh Staf KUA, PPN, Imam, dan pihak Pemerintah Desa, Kartu Keluarga (KK) dan KTP, diserahkan langsung oleh Kabid DUKCAPIL, Pemdes, dan Ketua PKK Desa Marabose.
Kegiatan ini menjadi simbol sinergi antara Pemdes Marabose, KUA Bacan, Dinas Dukcapil Halmahera Selatan, dan DP3AKB dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sesuai dengan semangat, KamiHadi Untuk Melayani.
Sebagai penutup, TPK Marabose mengingatkan generasi muda desa agar selalu memperhatikan kesiapan sebelum menikah “Untuk adik-adik di Desa Marabose yang ingin menikah dan mendapatkan administrasi lengkap, pastikan menikah di usia cukup dan dalam kondisi sehat. Jangan sampai menikah dalam keadaan belum siap,” pesan Maharani dengan senyum.
Dengan langkah kecil seperti ini, Desa Marabose menunjukkan komitmennya mendukung program nasional pencegahan stunting dan membangun generasi emas Halmahera Selatan yang lebih sehat dan sejahtera. (Red)












Komentar