HALSEL, Malutline — Empat kepala desa di wilayah Kecamatan Kayoa dan Kayoa Selatan diduga menentang instruksi Bupati Halmahera Selatan karena tidak berpartisipasi dalam turnamen bergengsi tahunan Bupati Cup. Keempatnya adalah Kepala Desa Buli, Mardan Hi. Dano; Kepala Desa Kida, Rahman Marasabessy; Kepala Desa Dorolamo, Jamiluddin A. Karim; serta Kepala Desa Orimakurunga, Rusdi Hi. Sidik.
Padahal, kegiatan Bupati Cup merupakan ajang olahraga tahunan yang rutin digelar Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan untuk mempererat silaturahmi antarwarga dan menumbuhkan semangat kepemudaan di seluruh desa.
Ketua Panitia Bupati Cup, Muhdar Alhaddad, mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap para kepala desa tersebut yang tidak mengindahkan instruksi langsung Bupati agar seluruh desa wajib mengirim tim sepak bola sebagai bentuk partisipasi.
“Empat desa ini sudah jelas memiliki anggaran pembinaan kepemudaan dalam dana desa tahun berjalan. Tidak ada alasan administrasi atau keuangan untuk tidak ikut serta. Ini murni soal kemauan dan sikap,” tegas Muhdar.
Ia menjelaskan, kegiatan Bupati Cup bukan sekadar turnamen sepak bola, tetapi juga wadah pembinaan pemuda dan simbol kebersamaan masyarakat desa.
“Pemerintah daerah sudah membuka ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat dan menjalin persaudaraan, tapi sayangnya masih ada kepala desa yang bersikap apatis. Ini bentuk pembangkangan terhadap arahan pimpinan daerah,” ujar Muhdar melalui keterangan di media sosialnya.
Sejumlah tokoh masyarakat di Kayoa menilai tindakan empat kepala desa itu menunjukkan kurangnya dukungan terhadap visi pembangunan daerah yang dicanangkan Bupati. Mereka menilai Bupati harus bertindak tegas terhadap aparatur desa yang tidak taat instruksi.
“Kalau arahan Bupati saja diabaikan, bagaimana mereka bisa menjadi teladan bagi warganya? Kami minta Bupati segera memberikan sanksi tegas agar kejadian seperti ini tidak terulang,” kata seorang tokoh pemuda setempat.
Sikap tegas Bupati dinilai penting demi menjaga wibawa pemerintah daerah serta memastikan seluruh desa benar-benar ikut mendukung program pembangunan, terutama dalam bidang olahraga dan pembinaan generasi muda.(Red)








Komentar