Malut Line

HALBAR – Bantuan pendidikan atau beasiswa diduga kuat melibatkan salah seorang pejabat terhormat di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Provinsi Maluku Utara (Malut) beasiswa bantuan sosial berupa dana pendidikan bagi anak dari keluarga tidak mampu, justru diberikan kepada anak wakil Bupati (Wabub) Halbar, Djufri Muhamad.

Bukti Penerima Bantuan Beasiswa pendidikan oleh anak wakil Bupati Halbar tertuang pada Lampiran keputusan Bupati Halmahera Barat nomor : 166.A/kpts/XI/2023 tentang daftar biaya pendidikan Dokter umum pemerintah Daerah kabupaten Halmahera Barat tahun akademik 2023/2024 atas nama putri Adela Djufri dengan alokasi dana yang di terima senilai 100.000.0000 bantuan biaya pendidikan tersebut di tanda tangani oleh Bupati Halbar James uang pada 20 November 2023

Pemberian Beasiswa warga kurang mampu oleh Bupati Halbar James uang kepada anak wakil Bupati Halbar Djufri Muhamad tersebut di kecamatan oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Halbar, Ramli mengaku menyesalkan anak Wakil Bupati Halbar ikut menikmati beasiswa pemerintah Halmahera Barat untuk melanjutkan pendidikan kedokteran di salah satu Kampus di Jakarta

Hal ini di sampaikan mantan anggota DPRD kabupaten Halmahera Barat, Ramli kepada Malutline kamis (10/10/2024) mengatakan “Anak pejabat dilarang menerima beasiswa maupun terkait dana yang biayai pakai uang Daerah, namun ada data pemkab Halbar kalau anak Wakil Bupati Halbar terima beasiswa, itu merupakan data riil yang tersebar di masyarakat.

Olehnya, pihaknya mendesak penegak kepada penegak hukum agar cepat mengambil langka hukum secepatnya.

“Karena sudah ada bukti kongkrit yang tersebar di masyarakat,” tutupnya. (Dar)

HALBAR – Bantuan pendidikan atau beasiswa diduga kuat melibatkan salah seorang pejabat terhormat di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Provinsi Maluku Utara (Malut).

Pasalnya, beasiswa bantuan sosial berupa dana pendidikan bagi anak dari keluarga tidak mampu, justru diberikan kepada anak pejabat terhormat di Halbar.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Halbar, Ramli mengaku menyesalkan anak Wakil Bupati Halbar ikut menikmati beasiswa di salah satu Kampus di Jakarta.

“Anak pejabat dilarang menerima beasiswa maupun terkait dana yang biayai pakai uang Daerah,” terang Ramli, Kamis (10/10/2024).

Mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halbar itu menegaskan bahwa data anak Wakil Bupati Halbar terima beasiswa, itu merupakan data riil yang tersebar di masyarakat.

 “Saya mendesak penegak hukum agar cepat mengambil langka hukum secepatnya. Karena sudah ada bukti kongkrit yang tersebar di masyarakat,” tutupnya. (Red)

Halsel, Malutline– Kondisi bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 130 Desa Laluin Kecamatan Kayoa Selatan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) sangat memprihatikan, butuh perhatian Pemerintah Daerah (Pemda).

Kondisi Gedung SDN 130 Halsel

Pasalnya, gedung sekolah yang seharusnya aman dan nyaman untuk peserta didik belajar menggali ilmu malah buyar dan rusak dengan kondisi sarana gedung sekolah yang jauh dari kata baik.

Kondisi Plafon rusak dalam kelas

Kepada Malutline.com Kepsek SDN 130 SAMSIAR W. MURAT mengungkapkan, sebanyak dua bangunan sekolah rusak total dan tidak bisa digunakan untuk proses belajar mengajar.

” Meski rusak dan sangat tidak layak namun kami tetap paksa untuk beraktifitas belajar, ” ujar Kepsek. Rabu, (9/10/2024).

Selain kerusakan dua bangunan kata kepsek, plafon, Kosen dan jendela serta pintu ruang belajar juga rusak parah. Butuh biaya besar untuk membangun memperbaiki kerusakan tersebut.

Kondisi Pintu SDN 130

” Plafon ruang belajar yang rusak itu di rehap semenjak tahun 2010 dan sudah rusak parah. Anggaran perbaikan pun tidak cukup kalau hanya mengharapkan Dana Boss, ” cetusnya.

Meski kondisi memprihatinkan, tambahnya lagi namun sampai saat ini belum juga ada perhatian dari Pemerintah Daerah dalam hal ini dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan untuk memperbaiki sekolah tersebut.

” Kami berharap kepada Pemda Halsel dalam hal ini Dinas Pendidikan agar kiranya bisa melihat dan memperhatikan kekurangan dan kerusakan ruang belajar sekolah. Sebab anak-anak peserta didik butuh ketenangan belajar, ” pintanya. (Red)

HALSEL, Malutline – Calon Wakil Bupati nomor urut 4, Muhlis Djafaar, kembali menemui warga Kompleks Taba Soleh, Desa Babang, Kecamatan Bacan Timur, Sabtu (9/10). Kehadiran Calon Wabup didampingi Tim Koalisi Juara (TKJ).

Muhlis Djafaar, dalam kesempatan itu menyerap sejumlah aspirasi dari warga setempat. Warga meminta perhatian serius pemerintah daerah terkait jalan tani dan pertanian. Sebab warga Taba Soleh rata-rata beraktivitas sebagai petani.

Merespon permintaan warga, Muhlis Djafaar, mengaku petani memiliki peran penting dalam kebutuhan hidup yang patut diapresiasi. ” Patut diapresiasi. Insya Allah jika amanah rakyat Halmahera Selatan ini ditujukan kepada kami, ke depan terkait kebutuhan petani Halmahera Selatan akan kita perhatikan terutama jalan tani. Ini dimaksudkan untuk memacu semangat kerja sehingga kesejahteraan masyarakat bisa dirasakan oleh para petani,” katanya.

Selain itu, mantan anggota DPRD 4 periode itu memaparkan sejumlah program prioritas Jasri – Muhlis. Di bidang kesehatan dan pendidikan, mantan ketua DPRD Halsel ini menyebut jika ke depan terdapat warga yang sakit petugas wajib melayani terlebih dahulu.

“Warga yang sakit jika ke rumah sakit (RS) atau Puskesmas maka dilayani segera dan administrasi belakangan. Harusnya pelayanan pasien itu diutamakan dulu,” Ucapnya. (Sam)

Halbar, Malutline – Kampanye yang dilakukan oleh kandidat lain di Halmahera Barat (Halbar) Maluku Utara (Malut) Membuat Juru Bicara (Jubir) Dinamis menanggapi atas kampanye sebelah terkait keberhasilan dari pemerintahan yang jujur dan mencoba membandingkan dengan pemerintahan sebelumnya dari Dany Missy pada periode pertama.

Dalam tanggapan itu, Juru Bicara (Jubir) Dinamis Samiun Muhammad dengan sapaan akrabnya Ami, mengatakan bahwa pemerintahan yang jujur ini cuman pemerintahan gunting pita,”tanggapnya.

Karena pada masa pemerintahan Dany diperiode pertama dilihat pada sektor infastruktur yang ada disemua Kecamatan, baik Puskesmas dengan bertaraf Nasional, pada sektor kalautan Tol Laut masuk ke pelebuhan Mutui dan pelebaran pelabuhan Jailolo semuanya berhasil. Dan itu upaya dari Dany Missy, setelah beliau tidak terpilih lagi pada periode berikutnya, kemudian diambil alih oleh Ibu Irene.

“Selain itu pada masa kepemimpinan Dany Misssy mendapatkan penerimaan DAK tertinggi di 10 kabupaten kota di Maluku Utara, dan itu ada di Halmahera barat. Kalau kita bandingkan atas penerimaan DAK sangat tinggi saat Dany Missy masih menjabat, dibandingkan dengan James Uang saat ini.”ungkapnya.

Maka kedepan Dany Missy Insya Allah terpilih, kita akan lebih fokus 2 sektor ang akan jadi unggulan yakni, sektor pertanian dan sektor perikanan. Dan ini yang akan jadi unggulan dipemerintahan Dinamis Dany-Iksan.” Ujarnya.

Sementara terkait dengan pinjaman Masa Dani Missy yang masih menjabat sebagai Bupati Halbar, mencapai 159 Miliyar ke Bank Maluku, agar masyarakat tahu bahwa pinjaman 159 Miliyar itu sudah dibayar lunas oleh Dany Missy sebelum melepaskan jabatanya sebagai Bupati.

Berbeda dengan pinjaman oleh James Uang dan Jufri muhammad 208 Milyar ke SNI, justru membebankan Daerah (Masyarakat) selama 8 tahun, padahal masa jabatan meraka hanya 3 tahun lebih.

“Jadi perbandingan kepemimpinan Dany Missy dan kepemimpinan James Uang itu ibarat seperti Langit dan bumi. Bupati James dengan nol prestasi sementara Bupati Dany Missy dengan sejuta prestasi” Tutupnya (Dar)