LABUHA, Malutline– Pernyataan salah satu figur media sosial Maluku Utara, Felista Kokiroba, terkait persoalan pembayaran jasa pelayanan (Jaspel) BPJS Kesehatan di lingkungan rumah sakit daerah menuai beragam tanggapan dari masyarakat.

Dalam unggahan media sosialnya, Felista menyinggung soal TPP dan Jaspel BPJS Kesehatan yang disebut-sebut memiliki sumber anggaran berbeda. Ia juga menyinggung adanya pihak-pihak yang dinilai terlalu mencampuri persoalan birokrasi pelayanan kesehatan.

Unggahan tersebut kemudian ramai diperbincangkan publik dan memicu komentar dari sejumlah warga Kabupaten Halmahera Selatan.

Salah satu warga menilai persoalan keterlambatan pembayaran hak tenaga kesehatan seharusnya diselesaikan melalui mekanisme birokrasi yang resmi dan bukan menjadi konsumsi media sosial.

“Birokrasi itu punya aturan dan struktur yang jelas. Kalau memang ada hak nakes yang belum dibayar, sebaiknya dibicarakan secara internal dengan pimpinan atau pihak yang punya kewenangan,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga tersebut juga mempertanyakan kapasitas figur media sosial yang ikut terlibat dalam polemik pelayanan kesehatan di daerah.

“Kalau mau jadi konten kreator ya fokus bikin konten. Kalau mau jadi tim sukses ya bekerja sesuai porsinya. Jangan semua persoalan birokrasi dicampuri sampai masyarakat bingung sebenarnya kapasitasnya sebagai apa,” katanya.

Menurutnya, persoalan Jaspel BPJS merupakan isu serius yang menyangkut hak tenaga kesehatan sehingga membutuhkan penyelesaian profesional, bukan sekadar perdebatan di media sosial.

Ia juga meminta pihak manajemen rumah sakit dan pemerintah daerah segera memberikan penjelasan terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

“Kalau memang ada masalah pembayaran Jaspel, lebih baik disampaikan langsung kepada direktur rumah sakit atau bahkan Bupati Halmahera Selatan supaya ada solusi yang jelas. Jangan hanya saling sindir di media sosial,” tambahnya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak rumah sakit terkait persoalan pembayaran jasa pelayanan BPJS yang menjadi perbincangan publik tersebut.

Masyarakat Halsel berharap polemik tersebut tidak berkepanjangan dan pemerintah daerah dapat memastikan hak-hak tenaga kesehatan dibayarkan sesuai ketentuan yang berlaku. (Red)

LABUHA, Malutline– Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. Meski bertepatan dengan hari libur nasional dan cuti bersama, Disdukcapil Halsel tetap membuka pelayanan administrasi kependudukan bagi warga pada tanggal 14 dan 15 Mei 2026.

Kebijakan tersebut tertuang dalam surat pemberitahuan resmi bernomor 400.12.00/V/2026 yang ditandatangani langsung oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Halmahera Selatan, Kader Noh, SH., M.Ec.Dev, di Labuha pada 13 Mei 2026.

Dalam isi pemberitahuan tersebut dijelaskan bahwa langkah ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan prima kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan pengurusan dokumen kependudukan secara mendesak namun terkendala waktu kerja pada hari biasa.

Adapun jadwal pelayanan yang dibuka yakni: Kamis, 14 Mei 2026 pukul 08.00–12.00 WIT, Jumat, 15 Mei 2026 pukul 08.00–11.00 WIT

Pelayanan yang tetap dibuka di hari libur ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan masyarakat. Warga menilai langkah Disdukcapil Halsel sangat membantu, terutama bagi masyarakat dari wilayah kepulauan maupun kecamatan yang jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Halmahera Selatan.

Menurut sejumlah warga, pelayanan administrasi kependudukan seperti pembuatan KTP elektronik, kartu keluarga, akta kelahiran, hingga dokumen pencatatan sipil lainnya merupakan kebutuhan penting yang sering kali harus segera diselesaikan untuk kepentingan pendidikan, kesehatan, perbankan, hingga administrasi pemerintahan.

“Ini sangat membantu masyarakat. Kadang saat hari kerja kami sulit datang karena pekerjaan atau jarak tempuh dari desa ke Labuha cukup jauh. Dengan pelayanan di hari libur seperti ini, masyarakat punya kesempatan lebih mudah mengurus dokumen,” ujar salah satu warga Labuha.

Langkah Disdukcapil Halsel tersebut juga dinilai sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih responsif, humanis, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Di tengah tuntutan masyarakat terhadap pelayanan birokrasi yang cepat dan efektif, inovasi pelayanan di hari libur menjadi salah satu upaya nyata untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Kepala Disdukcapil Halsel, Kader Noh, menegaskan bahwa pelayanan administrasi kependudukan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus tetap diutamakan. Karena itu, pihaknya berupaya memastikan seluruh warga tetap mendapatkan akses pelayanan secara maksimal meskipun berada pada momentum libur nasional dan cuti bersama.

Selain itu, pembukaan pelayanan di hari libur juga bertujuan mengurangi antrean serta memberikan ruang yang lebih luas kepada masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan tanpa harus terburu-buru pada hari kerja normal.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik serta tetap menjaga ketertiban selama proses pelayanan berlangsung.

Dengan adanya kebijakan ini, Disdukcapil Halsel kembali menunjukkan bahwa pelayanan publik tidak hanya sekadar menjalankan rutinitas birokrasi, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat. Langkah tersebut menjadi contoh positif dalam membangun pelayanan pemerintahan yang profesional, terbuka, dan berorientasi pada kepentingan rakyat. ( Bul)

TERNATE, Malutline – Suasana haru dan penuh duka menyelimuti Kantor Wali Kota Ternate saat M. Tauhid Soleman memimpin langsung upacara penghormatan dan pelepasan jenazah almarhum Burhan Abdurrahman, Selasa (12/05/2026).

Almarhum yang akrab disapa Haji Bur itu dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam perjalanan pembangunan Kota Ternate. Semasa hidupnya, ia memimpin Kota Ternate selama dua periode, yakni 2010–2015 dan 2016–2021, serta meninggalkan berbagai warisan pembangunan dan pengabdian yang hingga kini masih dikenang masyarakat.

Jenazah almarhum tiba di Bandara Sultan Babullah dari Kabupaten Gowa, Makassar, menggunakan maskapai Lion Air JT 896. Kedatangan jenazah disambut keluarga, masyarakat, serta jajaran pejabat Pemerintah Kota Ternate dengan suasana penuh duka.

Pemulangan jenazah dari Makassar ke Ternate dikoordinir langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly. Sebelumnya, tim dari Pemerintah Kota bersama keluarga telah bertolak menuju Makassar sejak Minggu (10/05/2026) guna melakukan proses pembongkaran makam dan pemulangan jenazah almarhum ke kampung halamannya.

Sejak tiba di bandara, ribuan warga tampak memadati jalur yang dilalui iring-iringan jenazah menuju rumah duka di Kelurahan Moya. Pelajar, aparatur sipil negara (ASN), hingga masyarakat umum berdiri membentuk pagar hidup sebagai penghormatan terakhir kepada sosok yang selama ini dikenal dekat dengan rakyat.

Tangis keluarga pecah saat jenazah tiba di rumah duka. Doa bersama kemudian digelar oleh keluarga, tokoh agama, dan Badan Syara’ Kelurahan Moya sebelum jenazah dibawa menuju Kantor Wali Kota Ternate untuk mengikuti prosesi penghormatan terakhir dari Pemerintah Kota Ternate.

Ribuan ASN dan pelajar turut menghadiri prosesi tersebut. Suasana hening menyelimuti halaman kantor wali kota ketika doa-doa dipanjatkan untuk almarhum.

Dalam sambutannya, M. Tauhid Soleman mengenang almarhum sebagai pemimpin yang memiliki dedikasi besar terhadap kemajuan Kota Ternate dan menjadi sosok panutan dalam pemerintahan.

“Almarhum merupakan salah satu putra terbaik Kota Ternate. Beliau memimpin selama dua periode dan meninggalkan banyak warisan pembangunan yang menjadi pelajaran berharga bagi kita semua,” ujar Tauhid dengan suara bergetar.

Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya memiliki hubungan kerja yang sangat dekat dengan almarhum semasa aktif di pemerintahan. Tauhid mengaku banyak belajar dari Haji Bur, terutama dalam tata kelola keuangan dan administrasi pemerintahan daerah.

“Beliau adalah atasan saya. Saya banyak belajar dari beliau, terutama dalam pengelolaan keuangan dan pendapatan daerah. Saat beliau menjabat wali kota, saya pernah bertugas sebagai kepala bagian keuangan hingga Sekretaris Daerah,” ungkapnya.

Menurut Tauhid, almarhum bukan hanya seorang kepala daerah, tetapi juga guru dalam birokrasi yang meninggalkan banyak teladan bagi generasi penerus pemerintahan.

“Sebaik-baiknya manusia adalah yang memberikan manfaat bagi orang lain. Almarhum telah memberikan banyak manfaat bagi Kota Ternate,” katanya.

Sementara itu, mewakili pihak keluarga, Husain Alting Sjah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Ternate serta seluruh masyarakat yang telah memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota dan jajaran Pemerintah Kota Ternate atas penghormatan dan doa yang diberikan kepada almarhum,” ucapnya.

Usai prosesi pelepasan, jenazah almarhum kemudian diberangkatkan menuju TPU Islam Kampung Makassar Barat untuk dimakamkan.

“Atas nama Pemerintah Kota Ternate, kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian almarhum dalam membangun daerah ini. Dengan ini, kami secara resmi melepas jenazah almarhum,” tutup Tauhid Soleman. (Red)

HALTIM, Malutline – Suasana penuh khidmat terlihat dalam kegiatan pengarahan yang dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku Utara, Sufari, di kantor Kejaksaan Negeri Halmahera Timur, Selasa (12/05/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pejabat struktural, para jaksa, serta pegawai di lingkungan Kejari Halmahera Timur. Dalam arahannya, Kajati Maluku Utara menegaskan pentingnya menjaga profesionalisme, integritas, dan loyalitas dalam menjalankan tugas sebagai aparat penegak hukum.

Dengan suasana aula yang dipenuhi para pegawai berseragam cokelat khas kejaksaan, Kajati Sufari menyampaikan bahwa institusi kejaksaan harus terus menjaga kepercayaan publik melalui kerja nyata dan pelayanan hukum yang bersih serta transparan.

“Setiap insan Adhyaksa harus bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi integritas, dan tidak mencederai kepercayaan masyarakat,” tegasnya di hadapan seluruh peserta kegiatan.

Selain memberikan motivasi kepada jajaran Kejari Haltim, Kajati juga menekankan pentingnya pengawasan internal serta kedisiplinan dalam menjalankan tugas-tugas penegakan hukum, khususnya dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi dan pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan pengarahan tersebut berlangsung dengan penuh perhatian. Para peserta tampak serius menyimak setiap arahan yang disampaikan pimpinan tertinggi kejaksaan di Maluku Utara itu. Momentum ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan soliditas internal di lingkungan kejaksaan.

Banner besar bertuliskan “Pengarahan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara Bapak Sufari, S.H., M.Hum di Kejaksaan Negeri Halmahera Timur” terlihat menghiasi ruang pertemuan, menandai pentingnya agenda pembinaan tersebut.

Melalui kunjungan kerja dan pengarahan ini, diharapkan seluruh jajaran Kejaksaan Negeri Halmahera Timur semakin meningkatkan kinerja, menjaga marwah institusi, serta mampu memberikan pelayanan hukum yang profesional, humanis, dan berkeadilan bagi masyarakat. (Red)

HALSEL, Malutline — Pelaksanaan Ujian Satuan Pendidikan (USP) Tahun 2026 di SDN 34 Halmahera Selatan yang berada di Desa Sagawele, Kecamatan Kayoa Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Suasana ujian yang penuh kedisiplinan serta semangat belajar para siswa menjadi gambaran nyata keberhasilan pihak sekolah dalam mempersiapkan pelaksanaan ujian tahun ini.

Kepala sekolah Sahma Hala S.pd menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran pelaksanaan ujian, mulai dari para guru, orang tua siswa, hingga pemerintah desa dan masyarakat sekitar yang turut menjaga situasi tetap kondusif selama kegiatan berlangsung.

Menurut Sahma Hala, pelaksanaan ujian tahun ini menjadi momentum penting bagi para siswa untuk menunjukkan hasil belajar mereka selama menempuh pendidikan di bangku sekolah dasar. Ia menegaskan bahwa pihak sekolah telah melakukan berbagai persiapan sejak jauh hari, baik dari sisi administrasi, kesiapan ruang ujian, hingga pembinaan mental dan akademik para peserta didik.

“Alhamdulillah, pelaksanaan Ujian Satuan Pendidikan tahun 2026 di SDN 34 Halmahera Selatan berjalan aman dan lancar. Semua siswa mengikuti ujian dengan tertib dan penuh semangat. Kami sangat berterima kasih kepada seluruh guru dan orang tua yang telah bekerja sama mendukung anak-anak selama proses belajar hingga pelaksanaan ujian,” ujar Sahma Hala.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan pelaksanaan ujian tidak terlepas dari kerja keras para tenaga pendidik yang terus memberikan pendampingan kepada siswa. Para guru disebut tetap konsisten memberikan bimbingan tambahan agar siswa lebih siap menghadapi ujian serta mampu memperoleh hasil yang memuaskan.

Di tengah keterbatasan yang ada di wilayah kepulauan, semangat belajar siswa SDN 34 Halmahera Selatan tetap tinggi. Para peserta ujian tampak hadir tepat waktu dengan mengenakan seragam rapi dan mengikuti seluruh tahapan ujian sesuai aturan yang telah ditetapkan sekolah. Kondisi ini menunjukkan adanya kesadaran dan tanggung jawab yang baik dari para siswa terhadap pendidikan mereka.

Selain itu, pihak sekolah juga memastikan seluruh proses ujian berjalan dengan mengedepankan prinsip kejujuran dan disiplin. Pengawasan dilakukan secara maksimal agar pelaksanaan ujian berlangsung objektif dan sesuai prosedur pendidikan yang berlaku.

Masyarakat Desa Sagawele turut memberikan dukungan positif terhadap pelaksanaan ujian tersebut. Warga berharap para siswa dapat meraih hasil terbaik dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi demi masa depan yang lebih baik.

Pelaksanaan Ujian Satuan Pendidikan di SDN 34 Halmahera Selatan bukan hanya menjadi agenda akademik tahunan, tetapi juga menjadi simbol semangat pendidikan di wilayah Kayoa Selatan yang terus berkembang. Dengan dukungan semua pihak, dunia pendidikan di Halmahera Selatan diharapkan semakin maju dan mampu melahirkan generasi muda yang cerdas, disiplin, serta berakhlak baik.

Menutup keterangannya, Sahma Hala berharap seluruh siswa yang mengikuti ujian tahun ini dapat memperoleh nilai terbaik dan membanggakan orang tua maupun sekolah.

“Semoga seluruh peserta ujian diberikan hasil yang memuaskan dan bisa melanjutkan pendidikan dengan lebih baik lagi. Kami percaya anak-anak kami memiliki potensi besar untuk menjadi generasi penerus yang membanggakan daerah,” tutupnya. (Red)