HALSEL, Malutline.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Halmahera Selatan yang jatuh pada 9 Juni 2026, Camat Makian Barat, Ersan Ahmad, SE, bersama seluruh staf Kecamatan Makian Barat menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas perjalanan panjang pembangunan daerah yang kini memasuki usia ke-23 tahun.

Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan dan komitmen Pemerintah Kecamatan Makian Barat terhadap upaya pembangunan yang terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Saruma.

Dengan mengusung tema “Sinergi Membangun Negeri, Lestarikan Budaya, Tingkatkan Pelayanan”, peringatan HUT ke-23 Kabupaten Halmahera Selatan menjadi momentum penting untuk merefleksikan berbagai capaian pembangunan sekaligus memperkuat semangat persatuan dalam menghadapi tantangan pembangunan di masa mendatang.

Camat Makian Barat, Ersan Ahmad, SE, mengatakan bahwa usia ke-23 merupakan fase kematangan bagi Kabupaten Halmahera Selatan dalam menata pembangunan di berbagai sektor. Menurutnya, kemajuan yang dirasakan masyarakat saat ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen pemerintah bersama masyarakat.

“Kami keluarga besar Kecamatan Makian Barat mengucapkan Dirgahayu Kabupaten Halmahera Selatan ke-23. Semoga Halmahera Selatan semakin maju, sejahtera, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat,” ujar Ersan Ahmad.

Ia menambahkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten semata, tetapi juga membutuhkan dukungan dari pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan seluruh lapisan masyarakat.

Menurutnya, semangat sinergi yang menjadi tema HUT tahun ini harus terus dijaga sebagai fondasi dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan. Selain pembangunan fisik, pelestarian budaya lokal juga perlu menjadi perhatian bersama agar nilai-nilai kearifan lokal tetap terjaga di tengah perkembangan zaman.

Selama 23 tahun berdiri, Kabupaten Halmahera Selatan telah menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan di berbagai bidang, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan akses pendidikan dan kesehatan, hingga penguatan ekonomi masyarakat.

Pemerintah Kecamatan Makian Barat berharap momentum HUT ke-23 ini dapat menjadi penyemangat bagi seluruh aparatur pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pelayanan yang cepat, transparan, dan profesional dinilai menjadi salah satu kunci dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Atas nama seluruh staf dan jajaran Kecamatan Makian Barat, Ersan Ahmad juga menyampaikan doa dan harapan agar Kabupaten Halmahera Selatan senantiasa diberikan kemajuan, keberkahan, serta mampu menjadi daerah yang semakin berkembang dan berdaya saing di tingkat regional maupun nasional.

“Dirgahayu Kabupaten Halmahera Selatan ke-23. Mari terus bersinergi membangun negeri, melestarikan budaya, dan meningkatkan pelayanan demi terwujudnya Halmahera Selatan yang maju, mandiri, dan sejahtera,” tutupnya. (Red)

TERNATE, Malutline – Kabar pelantikan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Ir. H. Said Iqbal, M.E., sebagai Penasihat Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Pekerja, Buruh, dan Ketenagakerjaan disambut positif oleh kalangan pekerja dan serikat buruh di berbagai daerah, termasuk di Provinsi Maluku Utara.

Ucapan selamat dan apresiasi disampaikan oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (DPW FSPMI) Maluku Utara, Yusri Muksin, S.E., M.Si. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan kepada Said Iqbal merupakan bentuk pengakuan negara terhadap perjuangan panjang kaum buruh dalam memperjuangkan hak-hak pekerja di Indonesia.

Yusri Muksin menilai bahwa sosok Said Iqbal selama ini dikenal luas sebagai figur yang konsisten memperjuangkan kepentingan pekerja, mulai dari isu kesejahteraan buruh, perlindungan tenaga kerja, jaminan sosial, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor ketenagakerjaan.

“Pelantikan Bapak Ir. H. Said Iqbal, M.E. sebagai Penasihat Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Pekerja, Buruh, dan Ketenagakerjaan merupakan momentum penting bagi dunia ketenagakerjaan nasional. Ini menjadi harapan baru bagi jutaan pekerja Indonesia agar suara buruh dapat semakin didengar dan diperjuangkan di tingkat pengambilan kebijakan,” ujar Yusri Muksin.

Menurutnya, keberadaan perwakilan dari kalangan buruh di lingkaran strategis pemerintahan akan menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah dengan pekerja. Dengan demikian, berbagai persoalan yang selama ini dihadapi buruh dapat disampaikan secara langsung dan dicarikan solusi yang tepat demi terciptanya hubungan industrial yang harmonis.

Yusri menjelaskan bahwa pekerja merupakan salah satu pilar utama pembangunan bangsa. Oleh karena itu, kebijakan yang berpihak kepada peningkatan kesejahteraan pekerja akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah.

Ia berharap, melalui peran barunya sebagai Penasihat Khusus Presiden, Said Iqbal dapat terus mendorong lahirnya kebijakan yang berorientasi pada perlindungan hak-hak pekerja, peningkatan kesempatan kerja, penguatan kompetensi tenaga kerja, serta menciptakan iklim investasi yang tetap memperhatikan kepentingan buruh.

“Kaum pekerja membutuhkan kepastian hukum, perlindungan yang adil, serta ruang yang lebih besar untuk berkembang. Kami percaya pengalaman panjang dan dedikasi yang dimiliki Bapak Said Iqbal akan menjadi modal penting dalam memberikan masukan kepada Presiden terkait berbagai persoalan ketenagakerjaan di Indonesia,” tambahnya.

Di tingkat daerah, FSPMI Maluku Utara juga berharap agar berbagai aspirasi pekerja di wilayah timur Indonesia dapat memperoleh perhatian yang lebih besar. Pasalnya, tantangan ketenagakerjaan di daerah kepulauan seperti Maluku Utara memiliki karakteristik tersendiri yang membutuhkan pendekatan kebijakan yang tepat dan berkeadilan.

Selain itu, Yusri Muksin menegaskan bahwa FSPMI Maluku Utara akan terus mendukung berbagai langkah konstruktif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan pekerja serta memperkuat hubungan industrial yang sehat antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah.

Pelantikan Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden dinilai menjadi simbol bahwa aspirasi kaum pekerja memiliki posisi penting dalam pembangunan nasional. Kehadiran tokoh buruh di lingkaran pemerintahan diharapkan mampu memperkuat sinergi antara negara dan pekerja dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju, adil, dan sejahtera.

Di akhir pernyataannya, Yusri Muksin menyampaikan ucapan selamat sekaligus doa agar Said Iqbal dapat menjalankan amanah yang diberikan dengan penuh integritas dan tanggung jawab.

“Selamat dan sukses kepada Bapak Ir. H. Said Iqbal, M.E. atas pelantikan sebagai Penasihat Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Pekerja, Buruh, dan Ketenagakerjaan. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan baik demi kemajuan dunia ketenagakerjaan Indonesia dan kesejahteraan seluruh pekerja di tanah air,” tutup Yusri.

Pelantikan tersebut menjadi harapan baru bagi jutaan pekerja Indonesia, sekaligus menandai babak baru dalam upaya memperkuat perlindungan dan kesejahteraan buruh sebagai bagian penting dari pembangunan nasional. (Red)

HALSEL, Malutline – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Halmahera Selatan yang jatuh pada 9 Juni 2026 menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjalanan panjang pembangunan daerah sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan kemajuan yang berkelanjutan.

Dalam momentum bersejarah tersebut, Ketua Partai Demokrat Kabupaten Halmahera Selatan, Hud H. Ibrahim, S.Sos., menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh masyarakat Halmahera Selatan yang selama ini telah berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Menurut Hud Ibrahim, usia ke-23 tahun merupakan fase yang semakin mematangkan Kabupaten Halmahera Selatan sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi besar di Provinsi Maluku Utara. Berbagai capaian pembangunan yang telah diraih selama ini merupakan hasil kerja keras seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, serta seluruh pemangku kepentingan yang terus bersinergi untuk kemajuan daerah.

“Atas nama pribadi, keluarga besar Partai Demokrat Kabupaten Halmahera Selatan, saya mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun ke-23 Kabupaten Halmahera Selatan. Semoga daerah yang kita cintai ini semakin maju, sejahtera, berdaya saing, dan mampu memberikan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,” ujar Hud Ibrahim.

Dalam ucapan yang disampaikannya, Hud Ibrahim mengangkat tema “Sinergi Membangun Negeri, Lestarikan Budaya, Tingkatkan Pelayanan” sebagai semangat yang harus terus dijaga oleh seluruh masyarakat Halmahera Selatan.

Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur semata, tetapi juga harus diiringi dengan upaya menjaga nilai-nilai budaya lokal yang menjadi identitas masyarakat Halmahera Selatan. Keberagaman budaya yang dimiliki daerah ini merupakan kekayaan yang harus dilestarikan dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Selain itu, peningkatan kualitas pelayanan publik juga menjadi faktor penting dalam menciptakan pemerintahan yang efektif, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat. Menurutnya, pelayanan yang baik merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

“Di usia yang ke-23 tahun ini, mari kita terus bersinergi membangun negeri, menjaga warisan budaya, serta meningkatkan kualitas pelayanan demi terwujudnya Halmahera Selatan yang maju, sejahtera, berdaya saing, dan berkeadilan untuk semua,” tambahnya.

Hud Ibrahim juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum HUT Kabupaten Halmahera Selatan sebagai sarana memperkuat persatuan dan kebersamaan. Perbedaan pandangan maupun latar belakang tidak boleh menjadi penghalang dalam membangun daerah, melainkan harus menjadi kekuatan untuk mendorong kemajuan bersama.

Sebagai daerah yang kaya akan sumber daya alam dan potensi kelautan, pariwisata, pertanian, serta perikanan, Halmahera Selatan dinilai memiliki peluang besar untuk terus berkembang dan menjadi salah satu daerah unggulan di Maluku Utara. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi dan komitmen semua pihak agar potensi tersebut dapat dikelola secara optimal demi kesejahteraan masyarakat.

Di akhir pesannya, Hud Ibrahim berharap peringatan HUT ke-23 Kabupaten Halmahera Selatan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat tekad dalam membangun daerah yang lebih baik di masa depan.

“Dirgahayu Kabupaten Halmahera Selatan ke-23. Mari terus bersatu, berkarya, dan berprestasi demi masa depan Halmahera Selatan yang lebih maju dan bermartabat. Dengan semangat kebersamaan, kita yakin daerah ini akan terus tumbuh menjadi kebanggaan masyarakat Maluku Utara dan Indonesia,” tutupnya.

Dirgahayu Kabupaten Halmahera Selatan ke-23 Tahun. Bersama Kita Bangun, Bersatu, Berkarya, dan Berprestasi. (Red)

Ternate, Malutline. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ternate melalui Tim Resmob Macan Gamalama berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian handphone yang terjadi di wilayah hukum Polres Ternate, Minggu (7/6/2026).

Dalam pengungkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan seorang terduga pelaku berinisial RLU alias Kolo (36).

Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto S.I.K.,M.H.,melalui Kasi Humas Polres Ternate IPDA Sudirjo S.Ip., menjelaskan bahwa kasus tersebut berawal dari laporan korban atas nama Silvia Balasasa, yang melaporkan kehilangan satu unit handphone merek Oppo Reno 13F warna hitam.

Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Minggu, 17 Mei 2026, sekitar pukul 08.00 WIT, bertempat di depan Toko Giga Com, Kelurahan Makassar Timur, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate.

Berdasarkan hasil penyelidikan, diketahui bahwa sebelum kejadian korban sempat mampir untuk membeli pakaian. Saat itu, korban menyimpan handphone miliknya di dalam laci sepeda motor Namun Beberapa saat kemudian korban teringat dan memeriksa kembali handphone tersebut, namun perangkat tersebut sudah tidak berada di tempat semula.

Menindaklanjuti laporan korban, Tim Resmob Macan Gamalama Polres Ternate segera melakukan serangkaian penyelidikan dan pengembangan.

Dari hasil penyelidikan, petugas berhasil mengidentifikasi pelaku pencurian yang diketahui adalah RLU alias Kolo.

Setelah melakukan aksinya, pelaku diketahui melarikan diri ke wilayah Kabupaten Halmahera Selatan, Tim Resmob Macan Gamalama kemudian berkoordinasi dengan Tim Resmob Polres Halmahera Selatan untuk melakukan pencarian terhadap pelaku.

Pada Sabtu, 6 Juni 2026, sekitar pukul 16.00 WIT, pelaku berhasil diamankan oleh Tim Resmob Polres Halmahera Selatan di Desa Tomori, Kabupaten Halmahera Selatan. Selanjutnya, pelaku dibawa ke Kota Ternate guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit handphone merek Oppo Reno 13F warna hitam yang diduga merupakan milik korban.

IPDA Sudirjo S.Ip., juga menyampaikan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan bentuk komitmen Polres Ternate dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja keras personel di lapangan serta dukungan masyarakat dalam memberikan informasi, Saat ini penyidik masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku dalam sejumlah kasus pencurian handphone lainnya yang terjadi di wilayah Kota Ternate,” ujar Kasi Humas.

Saat ini penyidik Satreskrim Polres Ternate masih melakukan pendalaman dan pengembangan lebih lanjut terhadap sejumlah tempat kejadian perkara (TKP) lainnya yang diduga berkaitan dengan aksi pelaku.

Polres Ternate mengimbau kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap barang berharga miliknya serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana guna memudahkan proses penanganan dan pengungkapan kasus.(Muksin)

HALBAR, Malutline– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Barat mengeluarkan imbauan peringatan dini terkait gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang terjadi di wilayah Pantai Selatan Mindanao, Filipina, pada Senin (8/6/2026). Imbauan tersebut diterbitkan menyusul informasi resmi dari BMKG mengenai potensi tsunami yang dapat berdampak pada sejumlah wilayah di Provinsi Maluku Utara, khususnya Kabupaten Halmahera Barat.

Dalam surat imbauan yang berlaku sejak pukul 08.37 WIT, dijelaskan bahwa gempa bumi berkekuatan M7,7 terjadi dengan episenter pada koordinat 5,80° Lintang Utara dan 125,14° Bujur Timur. Lokasi gempa berada sekitar 244 kilometer arah barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara, dengan kedalaman mencapai 47 kilometer.

Berdasarkan hasil pemodelan dan pemutakhiran peringatan dini tsunami yang dikeluarkan BMKG, Kabupaten Halmahera Barat ditetapkan dalam status “Waspada” terhadap potensi tsunami. Estimasi waktu tiba gelombang diperkirakan pada pukul 09.20 WIT dengan ketinggian gelombang sekitar 0,09 meter.

Meski ketinggian gelombang yang diprediksi relatif kecil, BPBD Halmahera Barat mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan tidak mengabaikan informasi resmi dari pemerintah maupun BMKG. Potensi perubahan kondisi di lapangan dapat terjadi sewaktu-waktu sehingga masyarakat diminta terus memantau perkembangan informasi yang disampaikan oleh instansi berwenang.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Halmahera Barat, Wawan Gunawan M.T. Ali, S.STP, dalam surat imbauannya menegaskan bahwa masyarakat yang bermukim di wilayah pesisir pantai diminta untuk berhati-hati dan segera melakukan evakuasi mandiri ke lokasi yang lebih tinggi apabila situasi mengharuskan.

“Seluruh masyarakat Kabupaten Halmahera Barat, khususnya yang berada di sekitar kawasan pesisir, diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas. Jika terdapat perkembangan terbaru, informasi akan segera disampaikan melalui BPBD, pemerintah kecamatan, maupun pemerintah desa,” demikian isi imbauan tersebut.

BPBD juga meminta aparat pemerintah desa, kecamatan, serta seluruh unsur terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan melakukan langkah-langkah antisipasi guna mengurangi risiko apabila terjadi dampak lanjutan dari gempa tersebut.

Sejumlah warga di kawasan pesisir Halmahera Barat dilaporkan mulai meningkatkan kewaspadaan setelah menerima informasi peringatan dini. Pemerintah daerah bersama BPBD terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan BMKG serta instansi terkait lainnya guna memastikan keselamatan masyarakat.

Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi serta menghindari penyebaran berita bohong atau hoaks yang dapat menimbulkan kepanikan. Seluruh informasi resmi terkait perkembangan gempa bumi dan potensi tsunami diharapkan hanya mengacu pada sumber terpercaya seperti BMKG, BPBD, dan pemerintah daerah.

Dengan dikeluarkannya peringatan dini ini, BPBD Halmahera Barat berharap seluruh masyarakat dapat tetap tenang namun waspada, serta siap mengikuti langkah-langkah mitigasi yang telah ditetapkan demi menjaga keselamatan bersama. Pemerintah daerah akan terus memberikan informasi terbaru sesuai perkembangan situasi di lapangan. (Red)