HALSEL, Malutline.com — Ketua LSM Front Anti Korupsi Indonesia (FAKI) Maluku Utara, Dani Haris Purnawan, mendesak Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku Utara, Sufari, segera mencopot Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Halmahera Selatan, Tommy Busnarma, yang diduga ikut terseret dalam polemik proyek pembangunan Gedung Puskesmas Laluin, Kecamatan Kayoa Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan.

Desakan itu disampaikan Dani Haris Purnawan kepada Malutline, Kamis (28/05/2026). Menurutnya, tidak ada alasan bagi Kajati Maluku Utara untuk mempertahankan Kajari Halsel karena dinilai telah mencederai nama baik institusi Adhyaksa terkait nota kesepahaman (MoU) pengawasan proyek pembangunan Puskesmas Laluin yang menelan anggaran puluhan miliar rupiah.

“Kalau pengawasan benar-benar dijalankan, tentu dugaan penggunaan material yang tidak sesuai spesifikasi tidak akan terjadi sampai proyek selesai dikerjakan. Ini yang membuat publik mempertanyakan fungsi pengawasan Kejari Halsel,” tegas Dani.

FAKI menilai Kejari Halsel tidak bisa lepas tangan karena proyek tersebut sebelumnya diketahui mendapat pendampingan hukum melalui program Pengamanan Strategis Daerah (PSD). Namun di lapangan, proyek justru diduga menggunakan batu karang dan pasir putih yang dinilai tidak sesuai perencanaan teknis pembangunan.

Menurut Dani, polemik tersebut telah mencoreng citra lembaga kejaksaan di mata masyarakat. Karena itu, pihaknya meminta Kajati Maluku Utara segera mengambil langkah tegas guna menjaga marwah institusi.

“Jangan sampai ada kesan pembiaran. Kami mendesak Kajati Maluku Utara segera mengevaluasi dan mencopot Kajari Halsel demi menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga Adhyaksa,” ujarnya.

Selain mendesak pencopotan Kajari Halsel, FAKI juga meminta dilakukan audit menyeluruh terhadap proyek pembangunan Gedung Puskesmas Laluin guna mengungkap dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan pekerjaan maupun penggunaan material proyek tersebut.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak Kejari Halmahera Selatan belum memberikan tanggapan resmi terkait desakan FAKI tersebut. (Red)

HALSEL, Malutline.com — Polemik proyek pembangunan Gedung Puskesmas Laluin, Kecamatan Kayoa Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, kembali memanas. LSM Front Anti Korupsi Indonesia (FAKI) Maluku Utara mulai menyeret nama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Halmahera Selatan dalam dugaan penggunaan material tidak sesuai spesifikasi pada proyek miliaran rupiah tersebut.

Sorotan itu muncul setelah beredar informasi bahwa penggunaan batu karang dan pasir putih dalam pekerjaan proyek diduga telah melalui kesepakatan sejumlah pihak terkait. Padahal, proyek pembangunan Puskesmas Laluin sebelumnya berada dalam pengawasan Kejari Halsel melalui program Pengamanan Strategis Daerah (PSD).

Ketua FAKI Maluku Utara, Dani Haris Purnawan, menilai Kejari Halsel tidak bisa lepas tangan dari polemik tersebut karena sejak awal proyek telah mendapat pendampingan dan pengawasan hukum.

“Kalau benar penggunaan batu karang dan pasir putih itu atas dasar kesepakatan, maka publik wajib tahu siapa saja yang menyetujui. Jangan sampai pengawasan hanya sebatas tanda tangan MoU di atas kertas,” tegas Dani.

FAKI juga mempertanyakan efektivitas pengawasan proyek yang dilakukan Kejari Halsel. Sebab, dugaan penggunaan material yang dinilai tidak sesuai spesifikasi tetap terjadi hingga proyek selesai dikerjakan.

“Ini proyek miliaran rupiah. Seharusnya ada kontrol dan pengawasan ketat agar pekerjaan berjalan sesuai perencanaan dan spesifikasi teknis,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Kejari Halsel Ahmad Phatoni menegaskan pihaknya tidak terlibat dalam urusan teknis proyek maupun persetujuan penggunaan material konstruksi. Menurutnya, program PSD hanya bersifat pendampingan hukum untuk mencegah potensi gangguan dalam pelaksanaan proyek pemerintah.

Meski demikian, polemik proyek Puskesmas Laluin terus menjadi perhatian publik. Sejumlah pihak mendesak dilakukan audit menyeluruh terhadap pekerjaan proyek guna memastikan ada atau tidaknya penyimpangan anggaran maupun pelanggaran spesifikasi teknis dalam pembangunan fasilitas kesehatan tersebut. (Red)

HALSEL, Malutline – Semangat kebersamaan dan nilai gotong royong masyarakat Desa Orimakurunga, Kecamatan Kayoa Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, kembali terlihat pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026. Melalui kekompakan warga yang berada di kampung halaman maupun di perantauan, khususnya yang berdomisili di Kota Ternate, pelaksanaan ibadah qurban tahun ini berlangsung penuh khidmat, aman, dan sarat makna kebersamaan.

Keluarga besar Hapalas Orimakurunga Kota Ternate pada hari kedua Idul Adha melaksanakan prosesi penyembelihan hewan qurban sebanyak lima ekor sapi. Jumlah tersebut kemudian digabungkan dengan satu ekor sapi qurban dari karyawan asal Desa Orimakurunga yang bekerja di PT Harita Group serta satu ekor sapi dari karyawan PT IWIP. Dengan demikian, total hewan qurban yang disembelih pada hari kedua mencapai tujuh ekor sapi.

Sementara pada hari pertama Idul Adha, masyarakat Desa Orimakurunga juga telah melaksanakan penyembelihan empat ekor sapi qurban yang merupakan sumbangan dari sejumlah keluarga besar Orimakurunga yang berdomisili di Kota Ternate. Secara keseluruhan, jumlah hewan qurban yang disembelih di Desa Orimakurunga tahun ini mencapai 11 ekor sapi.

Prosesi penyembelihan hewan qurban berlangsung di Desa Orimakurunga dan dipimpin langsung oleh Imam Masjid Raudhatul Jannah Desa Orimakurunga, Saleh Hi Ali. Selain menjadi imam masjid, Saleh Hi Ali juga dipercaya sebagai Ketua Panitia Qurban Desa Orimakurunga tahun 2026.

Pelaksanaan qurban berlangsung dengan penuh kekompakan masyarakat. Sejak proses penyembelihan hingga pembagian daging qurban kepada warga, seluruh masyarakat bersama panitia terlihat saling bahu-membahu demi memastikan kegiatan berjalan tertib dan lancar.

Ketua Hapalas Orimakurunga Kota Ternate, Fatmawati M. Nur, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh anggota Hapalas Orimakurunga serta para dermawan yang telah berpartisipasi menyumbangkan hewan qurban tahun ini.

Menurutnya, semangat berbagi yang ditunjukkan masyarakat menjadi bukti kuatnya rasa persaudaraan dan kepedulian sosial keluarga besar Orimakurunga, baik yang berada di kampung halaman maupun yang merantau di Kota Ternate dan sejumlah wilayah lainnya.

“Alhamdulillah, pelaksanaan qurban tahun ini berjalan dengan baik dan penuh kebersamaan. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus Hapalas Orimakurunga dan seluruh pihak yang telah ikut berpartisipasi menyumbangkan hewan qurban. Semoga ke depan jumlah hewan qurban semakin bertambah sehingga lebih banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya,” ujar Fatmawati.

Ia juga memberikan apresiasi kepada pemerintah desa serta seluruh masyarakat Desa Orimakurunga yang telah membantu menyukseskan kegiatan tersebut.

Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada Kepala Desa Orimakurunga, Rusdi Hi Sidik, bersama aparat desa dan masyarakat yang turut mendukung jalannya prosesi penyembelihan hingga pendistribusian daging qurban kepada masyarakat.

“Dukungan masyarakat sangat luar biasa. Mulai dari persiapan, penyembelihan, hingga pembagian daging qurban dilakukan secara gotong royong. Ini menunjukkan bahwa nilai kebersamaan masyarakat Orimakurunga masih sangat kuat,” tambahnya.

Prosesi penyembelihan hewan qurban tersebut turut dihadiri Kepala Desa Orimakurunga Rusdi Hi Sidik, Sekretaris Desa Manan Hi Husen, Imam Desa Saleh Hi Ali, tokoh agama Sahil Hi Ibrahim, Begal, serta sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama lainnya.

Sementara dari keluarga besar Hapalas Orimakurunga Kota Ternate hadir Ketua Hapalas Fatmawati M. Nur bersama Hj. Juhu Hi Hasan, Hamdan Jumat, Jaisin Manaf, Rahmatia Bobo, Umar M. Nur, Rusmini Hi Minggu, dan Mardiyana A. Diali.

Adapun dari pihak perusahaan, PT Harita Group diwakili oleh Habibi Saleh, sedangkan PT IWIP diwakili oleh Rusli Yahya.

Momentum Idul Adha 1447 Hijriah ini tidak hanya menjadi bentuk pelaksanaan ibadah qurban semata, namun juga menjadi wadah mempererat tali silaturahmi antarwarga Orimakurunga. Kebersamaan yang tercipta diharapkan terus terjaga sebagai warisan nilai sosial dan keagamaan yang dapat diteruskan kepada generasi mendatang.

Dengan semangat persaudaraan dan kepedulian yang terus tumbuh, masyarakat Desa Orimakurunga berharap kegiatan qurban setiap tahunnya dapat semakin berkembang dan memberi manfaat lebih luas bagi seluruh warga. (Red)

HALSEL, Malutline– Suasana malam takbiran Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi di Desa Laluin, Kecamatan Kayoa Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan berlangsung meriah, khidmat, dan penuh nuansa religius. Ribuan masyarakat memadati ruas jalan desa untuk mengikuti pawai obor dan lantunan takbir menyambut Hari Raya Iduladha.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Wakil Bupati Halmahera Selatan, Helmi Umar Muksin bersama Ketua GOW Halmahera Selatan. Turut hadir Camat Kayoa Selatan Nasarudin Tuanani, Babinkamtibmas Kayoa Selatan Andi, Imam Desa Laluin, Kepala Desa Laluin Viky Salamat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Halsel.

Malam takbiran yang dipusatkan di Desa Laluin itu menjadi momentum syiar Islam sekaligus ajang mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Dalam sambutannya saat melepas pawai obor Iduladha, Wakil Bupati Halsel Helmi Umar Muksin menyampaikan rasa syukur karena masyarakat masih diberikan kesempatan untuk berkumpul dalam suasana penuh keberkahan menyambut Hari Raya Kurban.

“Alhamdulillah malam ini kita semua masih diberikan kesehatan dan kesempatan sehingga bisa berkumpul bersama dalam suasana malam takbiran menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah,” ucapnya di hadapan masyarakat dan peserta pawai obor.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan tahun ini memusatkan pelaksanaan takbir malam Iduladha di Desa Laluin, Kecamatan Kayoa Selatan. Menurutnya, keputusan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat di wilayah kepulauan.

Helmi juga menyampaikan bahwa Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, saat ini sedang menunaikan ibadah haji di Tanah Suci bersama Ibu Bupati, sehingga pelaksanaan kegiatan malam takbiran diwakilkan kepada dirinya bersama jajaran pemerintah daerah.

“Bupati Halmahera Selatan bersama Ibu Bupati saat ini sedang melaksanakan ibadah haji di Baitullah. Karena itu, beliau memberikan amanah kepada saya bersama jajaran OPD untuk menghadiri dan melaksanakan kegiatan malam takbiran bersama masyarakat,” ujarnya.

Menurut Helmi, dirinya secara khusus memilih Desa Laluin sebagai lokasi pelaksanaan malam takbir dan keputusan itu mendapat persetujuan langsung dari Bupati Halsel.

“Pemda Halsel tahun ini memusatkan kegiatan di Desa Laluin. Saya memilih Desa Laluin dan alhamdulillah disetujui oleh Bupati Halmahera Selatan,” katanya.

Wabup Halsel juga menegaskan bahwa pawai obor bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan simbol persatuan umat Islam dalam menyambut hari besar keagamaan. Ia berharap kegiatan seperti ini terus dijaga sebagai bagian dari syiar Islam dan pendidikan moral bagi generasi muda.

“Pawai obor ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi simbol pemersatu umat dan bagian dari syiar Islam. Di tengah perkembangan zaman dan teknologi saat ini, anak-anak kita sangat mudah terpengaruh oleh hal-hal yang tidak kita inginkan. Karena itu kegiatan keagamaan seperti ini sangat penting untuk memperkuat nilai spiritual dan kebersamaan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Helmi Umar Muksin juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan para jamaah haji asal Halmahera Selatan agar diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji.

“Kita semua mendoakan seluruh jamaah haji, khususnya jamaah asal Halmahera Selatan, agar diberikan kekuatan dan kesehatan sehingga dapat menjalankan seluruh rukun haji dengan sempurna dan kembali ke daerah sebagai haji yang mabrur,” tuturnya.

Ia menambahkan, terdapat jamaah haji asal Halmahera Selatan yang saat ini sedang menjalankan ibadah di Tanah Suci bersama Bupati Halsel dan rombongan.

Sementara itu, masyarakat Desa Laluin menyambut antusias kehadiran Wakil Bupati Halsel bersama rombongan. Pawai obor yang melibatkan anak-anak, remaja, hingga orang tua berlangsung semarak dengan iringan lantunan takbir, tahmid, dan tahlil menggema di sepanjang jalan desa.

Nuansa religius dan kebersamaan tampak begitu kuat sepanjang kegiatan berlangsung. Cahaya obor yang menyala di malam hari menjadi simbol semangat keimanan serta harapan akan persatuan dan kedamaian masyarakat Halmahera Selatan dalam menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. (Red)

TERNATE Malutline.com — Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi menjadi ajang mempererat silaturahmi dan menebarkan nilai-nilai keikhlasan di tengah kehidupan masyarakat. Di momen penuh berkah ini, Ikbal HI. Abdullah bersama keluarga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Iduladha kepada seluruh umat Muslim, khususnya masyarakat Maluku Utara.

Dengan nuansa hangat dan penuh kekeluargaan, Ikbal HI. Abdullah mengajak masyarakat menjadikan Iduladha bukan sekadar perayaan tahunan, tetapi juga sebagai momentum memperkuat iman, meningkatkan kepedulian sosial, dan mempererat persaudaraan antar sesama.

“Selamat Hari Raya Iduladha 1447 H / 2026 M. Taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin,” ucap Ikbal HI. Abdullah dalam pesan ucapan resminya.

Menurutnya, Iduladha mengandung makna mendalam tentang keikhlasan, pengorbanan, serta ketundukan kepada Allah SWT sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Nilai-nilai tersebut dinilai sangat penting untuk terus diimplementasikan dalam kehidupan sosial masyarakat saat ini.

Selain itu, Ikbal HI. Abdullah juga berharap momentum Iduladha dapat menjadi sarana memperkuat rasa kebersamaan, saling berbagi, serta menumbuhkan semangat persatuan di tengah masyarakat.

“Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah dan kurban kita, memberkahi setiap langkah kehidupan, serta melimpahkan kedamaian, kesehatan, dan kebahagiaan bagi kita semua,” tuturnya.

Ucapan tersebut turut dibalut dengan desain bernuansa Islami yang elegan dan penuh makna, menggambarkan suasana religius, keteduhan, serta semangat kebersamaan dalam menyambut Hari Raya Kurban tahun ini.

Di akhir pesannya, Ikbal HI. Abdullah kembali menyampaikan doa dan harapan terbaik bagi seluruh umat Muslim agar senantiasa diberikan keberkahan dan perlindungan oleh Allah SWT.“Aamiin Ya Rabbal Alamiin.” (red)