LABUHA, Malutline – Pemerintah Desa Marabose, Kecamatan Bacan Kabupaten Halmahera Selatan, terus membuktikan komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas kepada masyarakat. Di bawah kepemimpinan Kepala Desa Wusta Sy. Soleman, ST., NL.P, pelayanan kepada warga tidak hanya difokuskan pada pembangunan desa, tetapi juga pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat serta pelayanan administrasi kependudukan secara gratis.
Salah satu program yang menjadi perhatian pemerintah desa adalah pelayanan kesehatan melalui Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dan fasilitasi pengurusan dokumen kependudukan tanpa dipungut biaya. Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Desa Marabose, TP PKK Desa Marabose, serta kader Posyandu dalam memberikan pelayanan yang mudah, cepat, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Sepanjang Juli 2026, Pemerintah Desa Marabose bersama TP PKK Desa Marabose telah memfasilitasi dan menyerahkan 30 lembar Kartu Keluarga (KK) serta 25 lembar Akta Kelahiran kepada masyarakat secara gratis. Program ini mendapat sambutan positif dari warga karena dinilai sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan administrasi kependudukan.
Kepala Desa Marabose, Wusta Sy. Soleman, ST., NL.P, mengatakan bahwa pelayanan administrasi kependudukan merupakan salah satu bentuk kehadiran pemerintah desa dalam memberikan kemudahan kepada masyarakat.
“Pelayanan kepada masyarakat merupakan prioritas utama kami. Setiap warga berhak memperoleh pelayanan yang mudah, cepat, dan tanpa biaya. Kepemilikan dokumen kependudukan sangat penting karena menjadi syarat untuk mengakses berbagai layanan pemerintah, mulai dari pendidikan, kesehatan, bantuan sosial hingga pelayanan administrasi lainnya,” ujarnya.
Selain pelayanan administrasi, Pemerintah Desa Marabose juga terus memperkuat pelayanan kesehatan melalui kegiatan Posyandu yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan.
Ketua TP PKK Desa Marabose, Ny. Mahrani Wusta, S.Keb., menjelaskan bahwa Posyandu menjadi garda terdepan dalam memantau kesehatan ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan balita. Menurutnya, masyarakat yang rutin menghadiri Posyandu akan mendapatkan pemantauan kesehatan secara berkala, termasuk pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak.
“Bagi masyarakat Marabose yang rutin datang ke Posyandu, perkembangan kesehatan ibu dan anak akan terus kami pantau. Jika ditemukan ibu maupun balita yang membutuhkan perhatian khusus, terutama terkait pemenuhan gizi untuk mendukung tumbuh kembang anak, maka akan diberikan pendampingan dan intervensi sesuai kebutuhan,” jelasnya.
Ia menambahkan, kolaborasi antara Pemerintah Desa, TP PKK, dan Posyandu akan terus diperkuat agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal. Selain memberikan edukasi mengenai kesehatan ibu dan anak, pihaknya juga aktif membantu masyarakat melengkapi dokumen administrasi kependudukan sehingga setiap warga memperoleh hak-haknya sebagai warga negara.
Program pelayanan gratis yang dijalankan Pemerintah Desa Marabose menjadi bukti bahwa pembangunan desa tidak hanya diukur dari pembangunan fisik semata, tetapi juga dari kualitas pelayanan publik yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Melalui berbagai inovasi pelayanan tersebut, Pemerintah Desa Marabose berharap dapat terus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa, sekaligus mewujudkan pelayanan publik yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (Red)