oleh

Operasi Gabungan TNI di Sorong Raya, Senjata Caracal dan 17 Butir Amunisi Berhasil Ditemukan

SORONG RAYA, MALUTLINE — Aparat gabungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dilaporkan berhasil menemukan kembali satu pucuk senjata api laras panjang jenis Caracal beserta 17 butir amunisi yang sebelumnya diduga dirampas oleh kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap IV Sorong Raya.

Keberhasilan tersebut merupakan bagian dari rangkaian operasi keamanan yang berlangsung sejak Rabu (14/10/2026) di wilayah Sorong Raya, Papua. Operasi ini disebut bertujuan mempersempit ruang gerak kelompok bersenjata sekaligus menelusuri keberadaan senjata organik milik TNI yang dirampas dalam insiden sebelumnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, operasi tersebut diawali dengan penyergapan terhadap Wakil Panglima Kodap IV Sorong Raya, Zakarias Fatem, di Kampung Ayata. Selanjutnya, aparat mengamankan dua komandan batalyon yang disebut sebagai Anton Fatem, Danyon Ayosami, dan Yesias Fatem, Danyon Mosata.

Keduanya dilaporkan diamankan pada Kamis (15/10/2026), setelah sebelumnya mendatangi warga di kawasan Aimasa untuk meminta makanan karena mengalami kekurangan logistik.

Dalam rangkaian operasi tersebut, ketiga orang itu disebut bersikap kooperatif dan memberikan keterangan mengenai keberadaan dua senjata api organik TNI, yakni jenis Caracal dan K3 Daewoo.

Kedua senjata tersebut diduga merupakan hasil rampasan dalam insiden penyerangan Pos Sory pada 22 Maret 2026.

Senjata Caracal Ditemukan di Sekitar Goa Ayata

Menindaklanjuti informasi tersebut, aparat gabungan melanjutkan pencarian pada Jumat (16/10/2026), sekitar pukul 08.20 WIT. Tim bergerak menuju kawasan Goa Ayata untuk mencari senjata Caracal, sementara lokasi lain turut ditelusuri guna menemukan senjata jenis K3 Daewoo.

Setelah melakukan penyisiran selama beberapa jam, aparat dilaporkan berhasil menemukan senjata Caracal pada pukul 12.25 WIT di sekitar kawasan Goa atau Tower Ayata. Senjata tersebut ditemukan bersama 17 butir amunisi.

Operasi pencarian senjata itu dilaporkan berlangsung aman tanpa korban jiwa maupun korban luka.

Meski demikian, pencarian belum sepenuhnya berakhir. Aparat gabungan masih melanjutkan penyisiran untuk menemukan senjata jenis K3 Daewoo yang hingga laporan tersebut disusun belum ditemukan.

Penelusuran Senjata Masih Berlanjut

Pengungkapan lokasi penyimpanan senjata tersebut menjadi bagian penting dalam upaya aparat menelusuri dugaan perampasan senjata api milik TNI. Selain mengamankan kembali persenjataan, operasi ini juga diarahkan untuk mengungkap informasi mengenai jalur penyimpanan dan distribusi logistik kelompok bersenjata di wilayah tersebut.

Namun, perkembangan operasi dan keterangan mengenai pihak-pihak yang diamankan tetap perlu dikonfirmasi melalui pernyataan resmi aparat berwenang agar informasi yang disampaikan kepada publik tetap akurat dan berimbang.

Malutline akan terus mengikuti perkembangan operasi keamanan di Sorong Raya, termasuk upaya pencarian senjata K3 Daewoo serta keterangan resmi dari pihak TNI terkait hasil operasi tersebut. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed