LABUHA, Malutline – Kinerja Kepala SD Negeri 226 Halmahera Selatan yang berlokasi di Dusun Marimoi, Desa Bumi Rahmat, Kecamatan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, menjadi sorotan warga dan orang tua siswa. Kepala sekolah, Hamid Abdurahman, dikeluhkan karena diduga jarang berada di sekolah sehingga pelayanan administrasi maupun aktivitas pendidikan dinilai tidak berjalan maksimal.
Keluhan tersebut disampaikan sejumlah orang tua siswa kepada Malutline, Rabu (15/7/2026). Mereka mengaku kesulitan ketika hendak mengurus berbagai keperluan administrasi anak di sekolah karena kepala sekolah disebut sering tidak berada di tempat.
Salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengatakan, kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama dan membuat masyarakat merasa kecewa.
> “Kalau kami datang mengurus keperluan sekolah anak, sering kali kepala sekolah tidak ada. Kami mendapat informasi beliau lebih banyak menghabiskan waktu di kebun daripada berada di sekolah. Akibatnya, pelayanan kepada masyarakat menjadi terhambat,” ujar sumber.
Menurut warga, kehadiran kepala sekolah sangat penting karena berbagai dokumen administrasi, mulai dari surat keterangan, legalisasi, hingga urusan lain yang membutuhkan tanda tangan kepala sekolah, tidak dapat diselesaikan apabila yang bersangkutan tidak berada di tempat.
Selain pelayanan administrasi, warga juga berharap kepala sekolah dapat lebih fokus mengawasi proses belajar mengajar agar kualitas pendidikan di SDN 226 Marimoi terus meningkat.
Orang tua siswa menilai seorang kepala sekolah memiliki tanggung jawab tidak hanya sebagai administrator, tetapi juga sebagai pemimpin yang wajib memastikan seluruh aktivitas pendidikan berjalan dengan baik setiap hari.
Atas kondisi tersebut, masyarakat meminta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan, Siti Khotijah, S.Pd., M.Pd., segera melakukan evaluasi terhadap kinerja Kepala SDN 226 Marimoi.
Warga berharap Dinas Pendidikan tidak hanya menerima laporan secara administratif, tetapi juga melakukan inspeksi langsung ke sekolah untuk mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan.
“Kami meminta Ibu Kepala Dinas Pendidikan turun langsung mengecek kondisi sekolah. Jika memang benar kepala sekolah tidak disiplin menjalankan tugas, kami berharap ada tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku demi kepentingan pendidikan anak-anak kami,” kata salah seorang orang tua siswa.
Menurut warga, disiplin aparatur pendidikan merupakan faktor penting dalam meningkatkan mutu pelayanan di sekolah. Mereka berharap persoalan tersebut segera mendapat perhatian sehingga aktivitas pendidikan di SDN 226 Marimoi dapat berjalan secara optimal tanpa mengganggu hak siswa untuk memperoleh pelayanan pendidikan yang baik.
Hingga berita ini diterbitkan, Malutline masih berupaya menghubungi Kepala SDN 226 Halmahera Selatan, Hamid Abdurahman, untuk memperoleh konfirmasi dan penjelasan terkait keluhan masyarakat tersebut. (Red)









Komentar