HALSEL, Malutline – Wujud kepedulian dan solidaritas kembali ditunjukkan keluarga besar SMP Negeri 1 Halmahera Selatan (Halsel). Melalui kegiatan bazar dan penggalangan dana, pihak sekolah bersama OSIS dan para siswa mengajak masyarakat untuk membantu salah satu siswa kelas 7-3 yang tengah berjuang melawan penyakit jantung dan akan menjalani operasi di Manado.
Kegiatan sosial bertajuk “Ayo Bantu Teman Kami” itu dilakukan sebagai bentuk dukungan moral sekaligus upaya membantu meringankan beban biaya pengobatan dan kebutuhan selama proses perawatan berlangsung.
Dalam poster yang beredar, disebutkan bahwa siswa tersebut akan dirujuk ke Manado untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih intensif. Bantuan yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk biaya operasi jantung, transportasi dan akomodasi keluarga selama berada di Manado, kebutuhan pengobatan, hingga biaya penunjang lainnya.
Pihak sekolah menyampaikan bahwa gerakan kemanusiaan ini lahir dari rasa empati seluruh keluarga besar SMPN 1 Halmahera Selatan terhadap kondisi yang dialami siswa mereka. Dukungan dari guru, siswa, orang tua, hingga masyarakat diharapkan dapat menjadi harapan baru bagi kesembuhan sang siswa.
“Sekecil apa pun bantuan yang diberikan sangat berarti bagi proses pengobatan dan masa depan anak kami,” demikian pesan yang disampaikan dalam ajakan donasi tersebut.
Kegiatan penggalangan dana ini juga menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih sangat kuat di tengah masyarakat Halmahera Selatan. Para siswa tidak hanya diajarkan tentang pendidikan akademik, tetapi juga nilai kemanusiaan, solidaritas, dan rasa peduli terhadap sesama.
Selain membuka donasi secara langsung, panitia juga menyediakan nomor kontak dan rekening bank untuk memudahkan masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan.
Pihak sekolah berharap dukungan dari berbagai pihak dapat membantu mempercepat proses pengobatan sehingga siswa tersebut bisa segera pulih dan kembali melanjutkan pendidikan bersama teman-temannya di sekolah.
“Bersama kita bisa, bersama kita sembuhkan harapan,” menjadi semangat yang terus digaungkan dalam aksi kemanusiaan tersebut.
Kegiatan sosial ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat karena dinilai menjadi contoh nyata kepedulian dunia pendidikan terhadap sesama, terutama bagi siswa yang sedang menghadapi cobaan berat dalam hidupnya. (Red)








Komentar