oleh

Warga Pulau Moti “Bersuara” Infrastruktur Rusak, Pemerintah Kota Ternate Diminta Lebih Adil Perhatikan Wilayah Kepulauan

TERNATE, Malutline– Kekecewaan mulai disuarakan warga Pulau Moti terhadap Pemerintah Kota Ternate. Mereka menilai pembangunan yang selama ini berjalan terkesan lebih terfokus di Pulau Ternate, sementara wilayah kepulauan seperti Moti masih menghadapi berbagai persoalan mendasar, terutama terkait infrastruktur.

Keluhan utama warga mencuat pada kondisi jembatan dan jalan yang dinilai rusak parah dan belum mendapatkan penanganan serius. Padahal, akses tersebut menjadi urat nadi aktivitas masyarakat sehari-hari, mulai dari mobilitas warga, distribusi barang, hingga akses layanan dasar.

“Pak Wali Kota harus ingat, Pemerintah Kota Ternate bukan hanya Pulau Ternate saja. Kami di Pulau Moti juga bagian dari Ternate. Tapi kenyataannya, jembatan rusak dan jalan hancur seperti tidak pernah dilihat,” ungkap salah satu warga dengan nada kecewa.

Menurut warga, kondisi jembatan yang mengalami kerusakan cukup serius sangat membahayakan keselamatan pengguna.

Sementara itu, jalan-jalan yang berlubang dan sulit dilalui kerap menghambat aktivitas ekonomi masyarakat, terutama bagi petani dan nelayan yang bergantung pada kelancaran akses transportasi.

Mereka berharap adanya perhatian serius dan langkah nyata dari pemerintah kota untuk segera melakukan perbaikan.

Warga juga menilai, pemerataan pembangunan harus menjadi prioritas, agar tidak terjadi kesenjangan antara wilayah pusat kota dan daerah kepulauan.
“Kami tidak menuntut lebih, hanya ingin diperlakukan adil. Infrastruktur yang layak itu kebutuhan dasar, bukan kemewahan,” tambah warga lainnya.

Selain itu, masyarakat Pulau Moti juga meminta pemerintah untuk turun langsung melihat kondisi di lapangan, agar dapat memahami secara nyata kesulitan yang dihadapi warga. Mereka berharap aspirasi ini tidak hanya menjadi keluhan semata, tetapi benar-benar ditindaklanjuti dengan kebijakan konkret.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Kota Ternate terkait keluhan warga Pulau Moti tersebut. Namun, tekanan publik diperkirakan akan terus menguat jika kondisi ini tidak segera mendapatkan perhatian.

Situasi ini menjadi pengingat bahwa pembangunan yang berkeadilan harus menjangkau seluruh wilayah tanpa terkecuali. Pulau Moti, sebagai bagian dari Kota Ternate, berharap tidak lagi menjadi daerah yang terpinggirkan dalam agenda pembangunan.

Warga pun menaruh harapan besar agar Pemerintah Kota Ternate, di bawah kepemimpinan wali kota, dapat segera mengambil langkah cepat dan tepat demi memperbaiki infrastruktur yang rusak, serta memastikan kesejahteraan masyarakat kepulauan turut menjadi prioritas. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed