oleh

Korban KDRT yang di lakukan Oknum Brimob Polda Malut Jalani Operasi Kedua, Kondisi Masih Kritis

TERNATE, Malutline– Nasib pilu dialami PW (36), korban dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh suaminya sendiri, Bripka RD alias Raihan (37), oknum anggota Brimob Polda Maluku Utara. Setelah sempat menjalani operasi pertama, kini korban kembali harus masuk ruang operasi untuk kedua kalinya akibat kondisi yang memburuk.

Operasi kedua tersebut dilakukan setelah korban mengalami keluhan serius sejak malam hari, di antaranya nyeri hebat di bagian dada, sesak napas, hingga adanya cairan di paru-paru. Kondisi ini membuat tim medis mengambil langkah cepat untuk melakukan tindakan lanjutan demi menyelamatkan nyawa korban.

Pihak keluarga mengaku terpukul dengan kondisi yang dialami korban. Mereka sebelumnya sempat menaruh harapan besar usai operasi pertama yang berlangsung kurang lebih lima jam.

Namun, harapan itu kembali diuji ketika kondisi korban justru menurun drastis.
“Kami pikir setelah operasi pertama sudah ada harapan untuk pulih, tapi ternyata harus kembali operasi. Ini sangat berat bagi kami,” ujar salah satu anggota keluarga dengan suara lirih.

Saat ini, korban masih dalam penanganan intensif tim medis. Doa dan dukungan dari berbagai pihak terus mengalir, sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi korban yang masih berjuang untuk sembuh.

Kasus yang menimpa PW bukan hanya menyisakan luka fisik, tetapi juga meninggalkan trauma mendalam. Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kekerasan dalam rumah tangga dapat berujung fatal dan tidak bisa dianggap sebagai persoalan sepele.

Sementara itu, publik terus memberikan perhatian terhadap perkembangan kondisi korban. Harapan besar disematkan agar PW dapat melewati masa kritis dan kembali pulih.

Di tengah perjuangan korban di ruang operasi, masyarakat juga terus mendorong agar proses hukum terhadap pelaku tetap berjalan secara tegas dan transparan, sebagai bentuk keadilan bagi korban. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed