HALSEL, Malutline — Kondisi Poliklinik di Desa Kuwo, Kecamatan Gane Luar, Kabupaten Halmahera Selatan, kian memprihatinkan. Bangunan yang seharusnya menjadi pusat layanan kesehatan dasar itu kini rusak dan tidak layak ditempati. Akibatnya, bidan desa terpaksa tinggal menumpang di rumah warga, sementara masyarakat harus bersusah payah mencari pertolongan saat membutuhkan layanan medis.
Warga yang enggan di publish kepada wartawan Senin (9/02/2026) mengatakan situasi ini sudah melewati batas kewajaran Mereka mempertanyakan mengapa fasilitas sepenting Polindes bisa dibiarkan terbengkalai tanpa perawatan yang jelas.
“Ini fasilitas kesehatan, bukan bangunan biasa, Kalau dibiarkan rusak begini, siapa yang tanggung jawab kalau ada ibu melahirkan tengah malam atau warga sakit mendadak?” tegas salah satu warga.
Menurut warga, kerusakan Polindes bukan baru terjadi, melainkan sudah berlangsung cukup lama tanpa ada upaya perbaikan dari pemerintah desa. Kondisi tersebut memicu kekecewaan masyarakat yang merasa kebutuhan dasar mereka diabaikan.
Sejumlah warga secara terbuka menyoroti peran Kepala Desa Kuwo, Melkias Katiandango. Mereka menilai pengelolaan anggaran desa, khususnya yang berkaitan dengan fasilitas pelayanan publik, tidak menunjukkan hasil yang nyata di lapangan.
“Kami tidak asal bicara. Fakta di depan mata, Polindes rusak, bidan tidak bisa tinggal di situ. Lalu anggaran desa dipakai untuk apa?” ujar warga lainnya dengan nada kesal.
Warga mendesak agar pemerintah kecamatan, dinas kesehatan, hingga inspektorat daerah turun langsung ke Desa Kuwo untuk melihat kondisi sebenarnya. Mereka meminta ada pemeriksaan terhadap pengelolaan anggaran desa dan langkah cepat untuk memperbaiki Polindes agar pelayanan kesehatan kembali normal.
“Kami hanya mau pelayanan kesehatan berjalan baik. Jangan sampai masyarakat jadi korban karena kelalaian pengelolaan fasilitas desa,” tutup warga.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari Kepala Desa Kuwo terkait keluhan warga tersebut. Masyarakat berharap persoalan ini segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang demi keselamatan dan kepentingan bersama. (Red)












Komentar