oleh

Peringatan Isra Mi’raj 1447 H, Izzuddin Alqassam Kasuba Ajak Umat Perkuat Iman dan Doakan Keselamatan Bangsa

HALSEL, Malutline – Momentum peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad Saw 27 Rajab 1447 Hijriah kembali menjadi pengingat spiritual bagi umat Islam untuk meneguhkan keimanan dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT. Dalam suasana penuh kekhusyukan tersebut, Anggota DPR RI Fraksi PKS Dapil Maluku Utara, Izzuddin Alqassam Kasuba, menyampaikan pesan-pesan keislaman yang menyejukkan, mengajak umat menjadikan Isra Mi’raj sebagai titik refleksi dalam kehidupan pribadi, sosial, dan kebangsaan.

Isra Mi’raj merupakan peristiwa agung dalam sejarah Islam, saat Rasulullah ﷺ diperjalankan oleh Allah SWT dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, lalu diangkat ke Sidratul Muntaha. Peristiwa ini bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi perjalanan ruhani yang sarat makna, sekaligus menghadirkan perintah shalat lima waktu sebagai tiang agama dan sumber kekuatan umat Islam.

Dalam pesannya, Izzuddin Alqassam Kasuba menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj harus dimaknai lebih dalam, bukan hanya sebagai seremoni tahunan, melainkan sebagai ajakan untuk memperbaiki kualitas ibadah dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

“Isra Mi’raj mengajarkan kepada kita bahwa shalat adalah jalan utama membangun kedekatan dengan Allah. Jika shalat kita terjaga, insyaAllah kehidupan kita akan lebih tertata, hati lebih tenang, dan langkah kita lebih terarah,” ungkapnya.

Mengusung tema “Kokohkan Keimanan, Munajatkan Keselamatan untuk Indonesia”, Alqassam mengajak seluruh umat Islam, khususnya masyarakat Maluku Utara, untuk menjadikan momen Isra Mi’raj sebagai waktu terbaik bermunajat dan berdoa bagi keselamatan bangsa. Menurutnya, di tengah berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan moral yang dihadapi bangsa, kekuatan doa dan keimanan menjadi fondasi utama untuk menjaga persatuan dan kedamaian.

Ia menekankan bahwa keimanan yang kokoh akan melahirkan sikap saling menghormati, kepedulian sosial, serta komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Nilai-nilai tersebut, kata Alqassam, sejalan dengan ajaran Rasulullah Saw yang mencontohkan kasih sayang, keadilan, dan keteladanan dalam memimpin umat.
“Sebagai umat Islam, kita memiliki tanggung jawab spiritual dan sosial. Mari kita perkuat iman, jaga persaudaraan, dan terus mendoakan negeri ini agar senantiasa diberi keberkahan, keamanan, serta pemimpin-pemimpin yang amanah,” tuturnya.

Sebagai wakil rakyat di Senayan, Izzuddin Alqassam Kasuba juga mengajak generasi muda untuk menjadikan peristiwa Isra Mi’raj sebagai inspirasi membangun karakter yang berakhlak mulia, berilmu, dan berkontribusi positif bagi daerah dan bangsa. Ia percaya bahwa kekuatan Indonesia ke depan sangat ditentukan oleh generasi yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kedalaman spiritual.

Peringatan Isra Mi’raj 1447 H ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan ruhani, tidak hanya bagi individu, tetapi juga bagi masyarakat secara luas. Dengan shalat yang terjaga, iman yang kokoh, dan doa yang terus dipanjatkan, umat Islam diyakini mampu menghadirkan kesejukan, kedamaian, serta harapan bagi Indonesia.

“Semoga Allah SWT senantiasa melindungi bangsa ini, menguatkan persatuan kita, dan menjadikan Maluku Utara serta seluruh Indonesia sebagai negeri yang aman, damai, dan dirahmati,” pungkas Alqassam. (Haji)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed