LABUHA, Malutline -Masyarakat Desa Manatahan mendesak aparat penegak hukum untuk bersikap transparan terkait penanganan kasus tambang ilegal yang diduga melibatkan Kepala Desa Manatahan sebagai pelaku sekaligus pengusaha tambang.
Desakan ini muncul setelah beredar informasi bahwa proses pemeriksaan terhadap yang bersangkutan diduga tidak dilakukan secara terbuka, meskipun aktivitas tambang tersebut telah menyebabkan korban jiwa.
Warga menilai kasus ini tidak bisa diperlakukan sebagai persoalan biasa. Tambang ilegal di wilayah Manatahan disebut telah lama beroperasi dan menimbulkan dampak serius, mulai dari kerusakan lingkungan hingga hilangnya nyawa manusia. Namun hingga kini, belum terlihat langkah hukum yang tegas dan transparan terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab.
“Kami mempertanyakan komitmen penegakan hukum. Kalau benar sudah ada korban jiwa, seharusnya proses hukum berjalan terbuka dan serius, bukan malah terkesan ditutup-tutupi,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.
Sorotan publik semakin tajam karena yang diduga terlibat adalah seorang kepala desa, yang seharusnya menjadi teladan dalam menaati hukum dan melindungi keselamatan warganya. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran adanya perlakuan khusus atau pembiaran dalam proses penegakan hukum.
Masyarakat meminta aparat kepolisian segera memberikan klarifikasi resmi terkait status pemeriksaan, langkah hukum yang telah diambil, serta perkembangan penanganan kasus tambang ilegal tersebut. Transparansi dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik dan memastikan hukum ditegakkan tanpa pandang bulu.
Selain itu, warga juga mendorong keterlibatan aparat penegak hukum di tingkat yang lebih tinggi, serta instansi terkait, guna melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aktivitas pertambangan ilegal di wilayah tersebut.
“Kami tidak ingin hukum hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Jika ada pelanggaran dan korban jiwa, siapapun pelakunya harus bertanggung jawab,” tegas warga.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penutupan pemeriksaan tersebut. Masyarakat berharap kasus ini segera ditangani secara profesional, transparan, dan berkeadilan, demi keselamatan warga dan masa depan lingkungan Desa Manatahan. (Red)










Komentar