oleh

Idham Pora Dinilai Berhasil Dorong Percepatan Infrastruktur Selama Menjabat Kadis PU Halmahera Selatan

LABUHA, Malutline– Kinerja Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Halmahera Selatan, M. Idham Pora, mendapat sorotan positif atas sejumlah capaian pembangunan infrastruktur selama masa jabatannya. Di bawah kepemimpinannya, Dinas PUPR Halsel mencatat progres signifikan dalam pembangunan jalan, jembatan, hingga pengembangan pelabuhan rakyat.

Salah satu capaian utama adalah keberhasilan mengelola anggaran infrastruktur berskala besar pada Tahun Anggaran 2025 dengan total nilai mencapai Rp137,7 miliar. Anggaran tersebut bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Dana Bagi Hasil (DBH), yang difokuskan untuk membuka keterisolasian wilayah serta meningkatkan konektivitas antarwilayah di Halmahera Selatan.

Dana tersebut digunakan untuk pembangunan dan peningkatan jalan serta jembatan pada sejumlah ruas strategis, yang selama ini menjadi akses utama masyarakat dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik.

Progres Infrastruktur Jalan dan Jembatan
Sepanjang tahun 2025, Dinas PUPR Halsel di bawah komando Idham Pora mencatat berbagai proyek infrastruktur dengan capaian fisik dan keuangan yang dinilai memuaskan, khususnya pada semester II.

Beberapa pekerjaan strategis yang berhasil direalisasikan antara lain
Peningkatan dan pengaspalan jalan hotmix di berbagai desa, termasuk perbaikan geometrik pada ruas penting seperti Belang-belang, Yaba–Indari.

Rehabilitasi dan peningkatan jalan lingkungan, baik melalui pekerjaan lapen maupun hotmix, yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat desa.
Pembangunan dan perbaikan jembatan desa di sejumlah kecamatan, yang sebagian besar telah mencapai target konstruksi sesuai perencanaan.
Capaian tersebut dinilai memperkuat akses transportasi darat dan memperlancar mobilitas warga, terutama di wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau.

Pengembangan Pelabuhan Rakyat
Tidak hanya fokus pada infrastruktur darat, Dinas PUPR Halsel juga mendorong pembangunan sektor maritim. Salah satunya adalah pembangunan Pelabuhan Semut di Desa Tuokona, yang progresnya telah melampaui 70 persen. Pelabuhan ini diharapkan menjadi penunjang penting akses laut dan distribusi logistik bagi masyarakat pesisir.

Respons Cepat dan Disiplin Pengelolaan Proyek Di bawah kepemimpinan Idham Pora, Dinas PUPR Halsel juga dikenal responsif terhadap keluhan masyarakat. Beberapa laporan kerusakan jalan akibat cuaca ekstrem, seperti di ruas, Wayaua–Tabangame, ditindaklanjuti dengan peninjauan langsung ke lapangan dan penyusunan langkah penanganan teknis.

Dalam aspek tata kelola, Dinas PUPR Halsel juga menunjukkan sikap tegas dengan mengeluarkan rekanan yang tidak memenuhi persyaratan administrasi dari proyek bernilai besar. Langkah ini dinilai sebagai bentuk komitmen terhadap disiplin aturan dan transparansi dalam pengelolaan proyek pemerintah.

Meski mencatat banyak capaian, sejumlah proyek besar juga sempat menjadi perhatian publik, seperti pengerjaan jalan hotmix di Pulau Makian yang mengalami penyesuaian jadwal dan menuai kritik masyarakat. Kondisi tersebut menjadi bagian dari tantangan lapangan yang dihadapi dalam pelaksanaan proyek berskala besar di wilayah kepulauan dan di tuntaskan dalam proses pekerjaan 100 persen.

Secara umum, selama menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR Halmahera Selatan, M. Idham Pora dinilai berhasil, Mengelola anggaran infrastruktur dalam skala besar,
Memacu progres proyek strategis jalan dan jembatan, Merespons cepat keluhan masyarakat, Serta mendorong pembangunan pelabuhan rakyat sebagai penguatan konektivitas wilayah.

Dengan berbagai capaian tersebut, Dinas PUPR Halsel di bawah kepemimpinan Idham Pora diharapkan terus meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan proyek, sehingga pembangunan infrastruktur benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat Halmahera Selatan. (Haji)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed