HALSEL, Malutline— Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Halmahera Selatan terus menunjukkan kinerja signifikan dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa. Di bawah kepemimpinan M. Zaki Abd. Wahab, S.H., M.H., DPMD Halsel mencatat sejumlah capaian strategis yang berdampak langsung pada peningkatan transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme desa.
Salah satu capaian menonjol adalah keberhasilan program Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih). Hingga kini, 249 koperasi desa di Halmahera Selatan telah resmi berbadan hukum, sebuah langkah penting dalam memperkuat ekonomi desa dan memberikan kepastian legal bagi aktivitas usaha masyarakat.
Selain itu, DPMD Halsel juga mengintensifkan monitoring dan evaluasi penggunaan Dana Desa. Pengawasan dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan Dana Desa dikelola secara akuntabel, transparan, dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat desa.
Dalam aspek peningkatan kualitas kepemimpinan desa, DPMD Halsel mencatat terobosan melalui pembinaan kepala desa yang inovatif, termasuk pelaksanaan retret kepala desa tingkat nasional, yang menjadikan Halmahera Selatan sebagai pionir dalam penguatan kapasitas aparatur desa berbasis pengembangan kepemimpinan dan wawasan kebangsaan.
Tak hanya itu, DPMD Halsel juga sukses mengawal pelaksanaan Pemilihan Antar Waktu (PAW) Kepala Desa secara transparan, tertib, dan sesuai regulasi, sehingga stabilitas pemerintahan desa tetap terjaga meski terjadi kekosongan jabatan.
M. Zaki Abd. Wahab menegaskan bahwa fokus utama DPMD Halsel saat ini adalah pendampingan dan pengawasan Dana Desa, penguatan kapasitas kepala desa, serta keterbukaan informasi publik sebagai fondasi utama pemerintahan desa yang modern dan bertanggung jawab.
“DPMD Halmahera Selatan berkomitmen penuh untuk mewujudkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa, serta meningkatkan kapasitas kepala desa agar pemerintahan desa semakin maju dan profesional,” ujar Zaki.
Capaian tersebut mendapat perhatian positif dari berbagai pihak, karena dinilai sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan pembangunan desa berkelanjutan. Dengan pendekatan pembinaan yang tegas namun konstruktif, DPMD Halsel diharapkan mampu mendorong desa-desa di Halmahera Selatan menjadi mandiri secara ekonomi, kuat secara tata kelola, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Ke depan, DPMD Halmahera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus melakukan inovasi, memperkuat sinergi lintas sektor, serta memastikan desa menjadi ujung tombak pembangunan daerah yang berdaya saing dan berkeadilan. (Haji)








Komentar