HALSEL, Malutline — Aksi pencurian kembali meresahkan warga pesisir Kabupaten Halmahera Selatan. Kali ini, satu unit bodi long boat fiber lengkap dengan mesin 15 PK milik Surdi, warga Desa Loid, Kecamatan Bacan Barat Utara, dilaporkan hilang dicuri oleh orang tak dikenal (OTK) pada Selasa dini hari (6/1/2026) sekitar pukul 04.00 WIT.
Long boat tersebut diketahui berwarna hijau dan merupakan bantuan pemerintah untuk nelayan. Peristiwa pencurian itu terjadi saat pemilik dalam keadaan tertidur, sehingga tidak mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi penyimpanan perahu.
Menurut keterangan keluarga korban, Surdi baru menyadari kehilangan tersebut saat bangun dan melakukan pengecekan sekitar pukul 04.00 WIT. Namun saat itu, bodi long boat beserta mesin sudah tidak berada di tempat.
“Waktu dicek subuh, perahu dan mesin sudah tidak ada. Diduga dicuri saat pemilik masih tidur,” ungkap salah satu warga setempat.
Hilangnya long boat bantuan nelayan ini tentu sangat merugikan korban, mengingat perahu tersebut menjadi sarana utama untuk mencari nafkah di laut. Warga pun menyayangkan kejadian tersebut dan berharap ada perhatian serius dari pihak berwajib.
Sejumlah warga Desa Loid menduga, pelaku pencurian berencana menjual bodi dan mesin tersebut ke pihak lain. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk lebih waspada dan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan atau mengetahui adanya transaksi mencurigakan terkait penjualan bodi long boat fiber berwarna hijau dengan mesin 15 PK.
“Kami harap kalau ada yang melihat atau mengetahui keberadaan bodi dan mesin tersebut, segera lapor ke polisi atau Polsek terdekat. Jangan dibeli karena itu barang hasil curian,” tegas warga.
Pihak keluarga korban juga berharap aparat kepolisian segera melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pencurian dan mengamankan barang bukti. Selain itu, masyarakat pesisir diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hingga dini hari, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Hingga berita ini diturunkan, kasus pencurian tersebut diharapkan segera dilaporkan secara resmi ke pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh warga pesisir Halmahera Selatan untuk saling menjaga keamanan lingkungan, serta memperkuat koordinasi dengan aparat keamanan demi melindungi aset nelayan yang menjadi sumber penghidupan masyarakat. (Red)










Komentar