HALSEL, Malutline – Aktivitas di Puskesmas Saketa dalam beberapa bulan terakhir menghadapi gangguan yang tidak biasa. Hewan ternak berupa sapi, yang diduga milik sejumlah warga sekitar, berkeliaran bebas dan menjadikan halaman puskesmas sebagai area makan hingga tempat bermain. Akibatnya, bunga dan tanaman hias yang ditata dengan rapi oleh petugas puskesmas rusak, bahkan beberapa fasilitas kecil ikut terinjak dan berantakan.
Fenomena ini bukan terjadi sekali-dua kali. Hampir setiap hari, terutama pada malam hingga dini hari, sapi-sapi tersebut terlihat masuk ke area puskesmas tanpa hambatan, mengingat puskesmas belum memiliki pagar pembatas. Hal ini membuat tenaga kesehatan dan masyarakat merasa resah karena lingkungan yang seharusnya bersih dan nyaman untuk pelayanan kesehatan justru tampak tidak terpelihara.
Bunga Hancur, Tanah Becek, Halaman Acak-Acakan, Menurut pantauan warga, beberapa jenis bunga hias hasil swadaya pegawai puskesmas tampak rusak parah. Tanah taman menjadi becek akibat injakan sapi yang masuk bergerombol. Kejadian ini membuat halaman puskesmas terlihat semrawut dan jauh dari kesan rapi yang seharusnya menjadi standar fasilitas kesehatan.
Seorang warga Desa Saketa mengungkapkan kekesalannya, “Mohon maaf, Puskesmas Saketa ini belum ada pagar. Sapi-sapi warga sering masuk dan merusak bunga. Kami harap pemilik ternak bisa buatkan kandangnya. Ini sudah sering terjadi,” ujarnya.
Dalam beberapa dokumentasi warga, terlihat jelas sapi-sapi berkeliaran hingga ke teras puskesmas — situasi yang membuat banyak pengunjung geleng kepala.
Petugas Puskesmas Mengaku Kewalahan, Para tenaga kesehatan yang bekerja di Puskesmas Saketa mengaku bahwa persoalan ini sudah menjadi rutinitas yang menguras waktu dan tenaga. Setiap pagi, sebelum memulai pelayanan, mereka harus membersihkan halaman dari jejak kaki sapi, dedaunan yang berantakan, hingga kotoran ternak.
Seorang petugas menyampaikan “Kami datang pagi-pagi harus bersihkan halaman dulu. Bunga sudah tidak terhitung berapa kali rusak. Ini sangat mengganggu, apalagi situasi puskesmas harus bersih,” ujarnya dengan nada prihatin.
Ketidaknyamanan ini bukan hanya dirasakan oleh petugas, tetapi juga oleh pasien dan keluarga pasien yang berkunjung, Warga Minta Tanggung Jawab Pemilik Sapi, Desakan kini dialamatkan kepada para pemilik ternak yang diduga membiarkan sapi berkeliaran bebas tanpa pengawasan. Warga menilai bahwa seharusnya pemilik ternak bertanggung jawab, mengingat area puskesmas adalah fasilitas umum yang harus dijaga dan dihormati bersama.
Tokoh masyarakat setempat menyampaikan keprihatinannya “Ada banyak lahan luas untuk ternak. Tapi yang jadi korban halaman puskesmas. Kami harap pemilik ternak sadar dan segera bikin kandang atau ikat sapinya baik-baik.”
Harapan Pemasangan Pagar dari Pemerintah Daerah Selain menegur pemilik ternak, masyarakat juga mendorong pemerintah desa, kecamatan, hingga Dinas Kesehatan Halmahera Selatan agar memperhatikan kondisi puskesmas ini. Ketiadaan pagar dianggap sebagai faktor utama yang membuat hewan sapi dengan mudah masuk.
Pemerintah diharapkan segera mengalokasikan anggaran untuk pembangunan pagar demi menjaga kebersihan, keamanan, serta kenyamanan lingkungan puskesmas.
“Ini bukan sekadar soal bunga rusak. Ini soal standar kebersihan fasilitas kesehatan. Kalau ada pagar, masalah seperti ini pasti selesai,” tutur seorang warga lainnya.
Pelayanan Kesehatan Tidak Boleh Terganggu oleh Hewan Ternak, Puskesmas Saketa merupakan fasilitas kesehatan vital bagi masyarakat Gane Barat. Lingkungan yang rapi, bersih, dan steril menjadi bagian penting dari standar operasional pelayanan kesehatan. Gangguan dari hewan ternak dapat berdampak pada kenyamanan pasien, risiko kebersihan, hingga citra pelayanan publik itu sendiri.
Warga menegaskan bahwa masalah ini tidak boleh terus berlarut-larut dan membutuhkan solusi nyata dari semua pihak.
Menunggu Tindakan Konkret Warga berharap dalam waktu dekat antara pihak Puskesmas, pemerintah desa, camat, Dinas Kesehatan, serta pemilik ternak dapat duduk bersama untuk menyelesaikan persoalan ini. Mereka menegaskan bahwa menjaga fasilitas publik adalah tanggung jawab bersama.
Selama belum ada pagar dan selama ternak terus dibiarkan berkeliaran tanpa pengawasan, masalah serupa diprediksi akan terus berulang. Masyarakat kini menunggu langkah tegas dan cepat untuk menjadikan Puskesmas Saketa kembali menjadi area yang bersih, aman, dan nyaman bagi seluruh pengunjung. (Red)









Komentar