Labuha, Malutline — Pasca diberhentikannya Malkam Tendra, SKM dari jabatan Kepala Puskesmas (Kapus) Bajo, Kecamatan Botang Lomang, Kabupaten Halmahera Selatan, muncul desakan dari warga setempat agar posisi tersebut diisi oleh pegawai negeri sipil (PNS) asal Bajo yang berkarier di bidang kesehatan.
Seperti diketahui, mutasi Malkam Tendra tertuang dalam Keputusan Bupati Halmahera Selatan Nomor: 800/515/2025, di mana yang bersangkutan dipindahkan menjadi Penata Layanan Operasional pada Puskesmas Loleo Jaya, Kecamatan Kasiruta Timur, terhitung sejak 7 November 2025.
Keputusan ini sontak menjadi perhatian warga Bajo. Sejumlah tokoh masyarakat menyampaikan harapan agar pejabat pengganti Kepala Puskesmas nanti merupakan figur yang memahami kondisi sosial dan karakter masyarakat Bajo.
“Kami tidak menolak keputusan Bupati, tapi kami berharap pengganti Kapus Bajo nanti sebaiknya dari putra atau putri Bajo sendiri, yang paham betul karakter masyarakat dan tantangan pelayanan kesehatan di sini,” ujar salah satu tokoh masyarakat Bajo, Rabu (12/11/2025).
Menurut mereka, banyak tenaga kesehatan asal Bajo yang memiliki kompetensi dan pengalaman cukup untuk memimpin Puskesmas setempat. Selain sebagai bentuk penghargaan terhadap potensi lokal, langkah ini juga dinilai akan memperkuat rasa tanggung jawab dan kedekatan antara pelayanan kesehatan dengan masyarakat.
“Kalau Kapus-nya dari Bajo, tentu komunikasi dengan masyarakat akan lebih mudah, koordinasi lapangan juga lebih cepat. Karena mereka lahir dan besar di sini,” tambah warga lainnya.
Sementara itu, hingga kini pihak Dinas Kesehatan Halmahera Selatan belum mengumumkan siapa pejabat yang akan mengisi posisi Kepala Puskesmas Bajo pasca mutasi tersebut. Warga berharap pemerintah daerah dapat mempertimbangkan aspirasi ini demi kelancaran pelayanan kesehatan dan stabilitas kerja di lingkungan Puskesmas Bajo. (Red)







Komentar