oleh

Langkah Nyata Pemkab Halsel Tingkatkan Kapasitas Pemerintahan Desa, 15 camat dan 125 kades Ret-ret di IPDN Jatinangor

-Berita, Nasional-3,392 views

BANDUNG, Malutline— Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa. Sebanyak 15 camat dan 125 kepala desa resmi mengikuti Retreat Kepemimpinan dan Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Rombongan tiba di Kota Bandung dan disambut hangat oleh Asisten Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Halsel, Drs. Bustami Soleman, M.Si, didampingi Kepala Dinas DPMD, M. Zaky Abd. Wahab, Kabag Pemerintahan, Mahmud Samiun, serta Direktur Pusat Studi Pengembangan Kompetensi, Sulaiman, S.IP.

Usai penyambutan, para peserta menerima pengarahan awal sebelum berangkat menuju Kampus IPDN Jatinangor. Setibanya di lokasi, mereka diterima langsung oleh Dekan IPDN, Dr. Sri Hartati, M.Si, beserta jajaran civitas akademika.

Kegiatan Retreat atau Latihan Kepemimpinan Kepala Desa ini akan berlangsung dalam dua tahap. Tahap pertama dijadwalkan pada 14–18 Oktober 2025, dengan fokus pada penguatan karakter kepemimpinan, tata kelola pemerintahan desa, dan inovasi pembangunan berbasis potensi lokal.

Kepala DPMD Halsel, M. Zaky Abd. Wahab, menjelaskan bahwa upacara pembukaan resmi kegiatan akan digelar Senin, 13 Oktober 2025, di Lapangan Kampus IPDN. Acara tersebut akan dihadiri langsung oleh Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, yang dijadwalkan memberikan arahan kebijakan dan motivasi bagi seluruh peserta retreat.

“Program ini menjadi bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan dalam meningkatkan kapasitas aparatur pemerintahan desa agar mampu menjawab tantangan pembangunan daerah yang semakin dinamis,” ujar Zaky.

Menurutnya, pelatihan di lingkungan akademis IPDN bukan sekadar pembekalan teori, tetapi juga pembentukan karakter dan disiplin aparatur desa.

“Kami ingin kepala desa Halsel tidak hanya memahami teori kepemimpinan, tetapi juga menginternalisasi nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan pelayanan publik. Itu kunci menuju pemerintahan desa yang maju, mandiri, dan profesional,” tambahnya.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan dalam menyiapkan aparatur desa yang berdaya saing tinggi, visioner, dan siap membawa perubahan positif di tingkat desa.(Jul/Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed