oleh

Kasat Lantas Polres Halteng Tekankan Pelayanan Humanis: “Tidak Ada Lagi Tilang, Berikan Senyum dan Teguran”

WEDA, Malutline – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Halmahera Tengah kini tampil dengan wajah baru yang lebih humanis. Kasat Lantas Polres Halteng, Iptu Masqun Abdukish, S.H., M.Si., menegaskan larangan keras kepada seluruh personel Satlantas untuk tidak melakukan penilangan kepada masyarakat.

Sebagai gantinya, jajaran Satlantas diminta lebih mengedepankan sikap ramah, memberikan senyum, serta menegur dengan santun jika menemukan pelanggaran. Langkah ini merupakan bagian dari upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya satuan lalu lintas.

“Tidak ada lagi penilangan. Anggota harus ramah, tersenyum, dan kalau ada pelanggaran cukup ditegur secara baik-baik. Kita ingin masyarakat merasa dilayani, bukan ditakuti,” tegas Iptu Masqun kepada wartawan, Senin (30/9/2025).

Kebijakan ini disambut baik masyarakat. Mereka menilai Satlantas Polres Halteng kini semakin bersahabat, jauh dari kesan kaku dan menakutkan. “Sekarang polisi lalu lintas lebih ramah. Kalau ada pelanggaran kecil, mereka tegur dengan sopan. Itu membuat masyarakat lebih nyaman,” ungkap seorang warga Weda.

Menurut Kasat Lantas, tugas utama polisi lalu lintas bukan hanya menegakkan aturan, tetapi juga memberikan edukasi agar masyarakat sadar akan pentingnya keselamatan berkendara. Dengan pendekatan humanis, diharapkan masyarakat tidak hanya patuh karena takut ditilang, tetapi benar-benar memahami pentingnya tertib berlalu lintas.

Iptu Masqun menekankan bahwa strategi edukasi lebih efektif dalam jangka panjang dibandingkan penindakan. Dengan cara ini, kesadaran masyarakat bisa tumbuh secara alami, sehingga tercipta budaya tertib lalu lintas di Halmahera Tengah.

“Kita ingin setiap pengendara punya kesadaran sendiri untuk taat aturan. Polisi lalu lintas harus menjadi sahabat masyarakat, bukan momok di jalan,” katanya.

Kebijakan ini sejalan dengan program Polri Presisi yang dicanangkan Kapolri, yakni prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan. Dengan mengedepankan pelayanan ramah, Satlantas Polres Halteng berupaya menunjukkan wajah Polri yang humanis, dekat dengan masyarakat, dan benar-benar menjadi pelindung, pengayom, serta pelayan masyarakat.

Langkah yang diambil Kasat Lantas ini sekaligus menjadi contoh positif bagaimana kepolisian daerah dapat membangun kepercayaan publik melalui pendekatan persuasif, bukan represif.Warga Halmahera Tengah berharap kebijakan ini terus dijalankan secara konsisten. Dengan demikian, polisi lalu lintas tidak lagi dipandang sebagai pihak yang mencari kesalahan, tetapi benar-benar hadir untuk membantu, membimbing, dan menjaga keselamatan masyarakat di jalan raya.

“Kalau polisi ramah, otomatis masyarakat juga akan lebih patuh. Kami dukung langkah Kasat Lantas ini,” ujar warga lainnya dengan penuh apresiasi. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed