Malut Line

HALSEL – Warga Desa Bajo Laluin mengaku terharu dengan kampanye Paslon Nomor Urut 4 Jasri Usman dan Muhlis Djafaar.

Pasalnya, kampanye Jasri Muhlis lebih fokus memaparkan program ketimbang menyebar fitnah dan menjatuhkan lawan Politik.

“Jujur saya terkesima dengan kampanye Jasri-Muhlis, ini sebagai langkah untuk menentukan sikap menjatuhkan pilihan politik,” ungkap ajun saat di temui cru media center Jasri-Muhlis di lokasi kampanye terbuka terbatas, Selasa (22/10/2024).

Menurutnya, bobotan materi kampanye Jasri-Muhlis sangat luar biasa, mendidik dan membuka pikiran masyarakat untuk menentukan menjatuhkan pilihan kedepan. Karena tidak menyerang kandidat lain tetapi lebih terfokus pada penyampaian visi dan misi.

Bagi Ajun, sosok seperti ini menandakan pemimpin yang patut diperjuangkan oleh  Masyarakat Kabupaten Halmahera Selatan.

Arjun pun mengisahkan, pernah membuka komunikasi politik melalui handphone dengan calon Bupati nomor urut 1 Bahrain Kasuba, guna membicarakan kemenangan di Desa Laluin, sekaligus membentuk tim pemenang namun berjalannya waktu tak ada kejelasan.

“Dulu di tahun 2015 saya koordinator tim pemenang nomor urut 4 di Kecamatan Kayoa Selatan dan itu berhasil. Di Laluin sendiri bisa raih suara hampir 1000 dari 1.700 jiwa pilih, dan tahun ini nomor 4 harus menang di Desa Laluin diatas angka 85 Persen,” tukas Ajun.

Sementara Ikbal M Nur, Tokoh agama Desa Bajo Laluin, Kecamatan Kayoa Selatan mengapresiasi kampanye terbuka terbatas pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan nomor urut 4, Jasri Usman dan Muhlis Djafaar (Jasri-Muhlis).

Menurut Ikbal, kampanye Jasri-Muhlis patut dijadikan contoh oleh paslon lain, karena nomor urut 4 lebih fokus memaparkan program dan visi-misi lima tahun kedepan.

Bahkan kata Ikbal, pasangan Nomor urut 4 menjadi contoh kampanye terbaik, karena tidak menyebarkan fitnah dan mengadu domba masyarakat.

“Nomor urut 4 juga telah berhasil menjadi contoh kampanye terbaik pada Pilkada Halmahera Selatan.setelah cermati materi kampanye ternyata sangat Unggul,” ungkap Ikbal saat ditemui di lokasi kampanye.

Jasri-Muhlis sambung Ikbal, juga rendah hati dan tidak menunjukan kesombongan saat berkampanye, pemimpin seperti ini tentunya layak memimpin Halmahera Selatan.

Olehnya itu, selaku tokoh agama desa bajo laluin berharap kepada pasangan calon lain agar meniru kampanye Jasri-Muhlis, karena berkesan di hati masyarakat.

Ikbal juga selaku imam Desa Bajo ini menyampaikan terimakasih dan turut mendoakan kepada pasangan Jasri- Muhlis agar mendapat ijabah dari Allah SWT untuk memimpin Halmahera Selatan.

“Saya mendoakan pasangan Jasri-Muhlis mendapat Ijabah dari Allah SWT untuk memimpin Halmahera Selatan sehingga melaksanakan tugas tanggungjawab dengan baik dari apa yang diprogramkan kedepan,” tukasnya. (Sam)

TERNATE – Masyarakat yang tergabung dalam Mahasiswa lingkar tambang, Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), melaksanakan aksi unjuk rasa di Kantor PT. Harita Group di Kota Ternate mendesak pihak PT. Harita Group agar bisa memenuhi 9 poin tuntutan masyarakat yang selama ini diabaikan oleh Perusahaan Tambang Nikel terbesar di Malut.

Hal ini disampaikan Koordinator Lapangan (Korlap), Supriyono D.S saat melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Cabang PT. Harita Grup Kota Ternate, Kamis (24/10/2024).

Supriyanto mengatakan, Obi merupakan daerah yang kaya akan Sumber Daya Alam (SDA) menjadi bumerang bagi masyarakat. Dimana kekayaan alamnya di kuras namun sangat minim timbal balik dengan hadirnya tambang tidak mampu merubah kondisi sosial masyarakatnya baik dari segi sosial maupun infrastruktur.

“Olehnya itu, kami mahasiswa sebagai representasi masyarakat yang berada di pulau Obi menuntut pihak terkait dalam hal ini pemerintah daerah dan Harita Nikel agar dapat merealisasikan 9 poin tuntutan kami di antaranya, meninjau kembali petunjuk teknis beasiswa gemilang Harita nikel, meminta transparansi dokumen Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Harita nikel, pengadaan asrama mahasiswa Obi oleh Harita nikel di Kota Ternate,” jelasnya.

Selain it, para aksi Demo juga meminta PT. Harita Nikel juga lebih transparansi dana CSAR Harita Nikel dan mengevaluasi kembali management perekrutan tenaga kerja, menjamin kebebasan berserikat bagi tenaga kerja Harita nikel, mendesak pemerintah daerah untuk mengevaluasi dokumen Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Harita Nikel, meminta kejelasan status jalan lingkar Obi, mendesak pemerintah untuk memperhatikan pembangunan infrastruktur pulau Obi sebagai daerah dengan status Proyek Strategis Nasional (PSN).

Dalam aksi itu para mahasiswa juga mengancam pihak PT. Harita group jika 9 poin tuntutan masa aksi mahasiswa Obi ini di abaikan maka para mahasiswa asal Obi akan melakukan konsolidasi besar-besaran untuk memboikot aktifitas pertambangan nikel oleh PT. Harita grup di kecamatan Obi kabupaten Halmahera Selatan provinsi Maluku Utara. (Red)

LABUHA – Salah seorang warga Desa Saketa, Kecamatan Gane Barat, yang berdomisili sementara di Desa Tembal, Kecamatan Bacan Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Amina Saleh diduga kuat melakukan penyerobotan lahan bersertifikat milik Syamsu S yang sebagian tanah tersebut sudah dijual ke salah satu pengusaha di Kota Ternate dan lahan tersebut diserobot Amina Saleh dan di kapling dan juga dijual kembali ke warga Halsel dengan harga bervariasi, tergantung besar kecil ukuran tanah tersebut.

Perlu diketahui, lahan tanah berukuran 2440 meter tersebut sebagian tanah sudah dijual oleh pemilik Tanah bersertifikat atas nama Syamsu S, kepada salah seorang pengusaha toko penjual Bahan Bangunan (BB) yang berdomisili di Kota Ternate tersebut di kapling dan dijual Amina Saleh sesuai Surat Jual Beli Tanah yang tidak  ditandatangani oleh Kepala Desa Tembal Ja’far, berkisar Rp 1 miliyar. Sehingga tanah yang dijual oleh Amina Saleh tidak bisa dibuatkan surat jual beli oleh Pemerintah Desa Tembal karena tanah itu benar-benar sudah bersertifikat kepemilikan atas nama Syamsul S.

 Hal ini disampaikan pemegang kuasa sertifikat Lahan milik Syamsul S,  Munandar Saleh, kepada malutline.com, Kamis (24/10/2024) mengatakan, tanah yang berukuran Dua Ribu Empat Ratus meter tersebut benar-benar milik Syaamsu S, dengan sertifikat hak milik nomor 00476 Provinsi Maluku Utara kabupaten Halmahera Selatan desa tembal kecamatan bacan selatan daftar isian 307 nomor 2153/2017 daftar isian 208 nomor 1096/2017 tanggal 10/04/2017 yng di Tanda tangani oleh  kepala pertanahan. Munsyarief A. Ptnh , M.si dan kepala seksi pertanahan Munsyarif . A. ptnh. Msi.

Dikatakannya, tanah yang bersertifikat induk M 00071 sebagian tembal kecamatan Bacan selatan  (2) berkas pemisahan bidang nomor 1278/ 2017 dengan luas 2428 (Dua ribu empat ratus dua puluh delapan meter persegi) NIB 27051003.00477, Milik Syamsul S tersebut  sebagian tanah sudah dijual kepada mantan Wakil Bupati Halsel Ir. Iswan Hasjim, untuk di bangun ruko yang sementara di kontrak oleh PT. Harita group sebagai kantor perwakilan dan sebagian tanah lagi di jual kepada salah seorang penguasa toko BB di Kota Ternate dan lahan yang dibeli oleh pengusaha di Kota Ternate itu juga sudah diterbitkan sertifikat  kepemilikan tanah.

Pada saat dilakukan pembersihan sebagian tanah tersebut untuk di bangun oleh pemilik sertifikat pihak Amina saleh beserta kelurganya mencegah dengan alasan bahwa tanah tersebut merupakan kebun milik orang tuanya sejak Tahun 1960. Jadi tanah tersebut tidak bisa dibangun dalam bentuk bangunan apapun. Bahkan Amina Saleh juga menyebut nama Danramil sebagai bekingan nya untuk mempertahankan tanah tersebut yang sudah bersertifikat milik Syamsul S.

Selain mencatut nama Danramil Bacan, Aminah Saleh juga mencatut nama Polres Halsel dan Pengadilan Negeri (PN) Labuha bahwa dirinya dibeking oleh Polres Halsel dan PN Labuha.

Sementara Danramil Bacan Pengadilan Negeri Labuha maupun Polres Halsel, hingga berita ini dipublish masih dalam upaya konfirmasi. (Red)

LABUHA – Putra Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Zulkurnain Somadayo, berhasil meraih predikat cumlaude di Pascasarjana Jurusan Ilmu Lingkungan, Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta pada Kamis 24 Oktober 2024.

Alumni S1 Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia Yogyakarta ini, melanjutkan program S-2, atas dorongan dan motivasi dari keluarganya.

Pria asal Desa Orimakurunga, Kecamatan Kayoa Selatan ini, menyelesaikan program S-2-Nya dalam kurun waktu 1 Tahun lebih. Sehingga, ia tergolong mahasiswa luar biasa yang cepat dan tepat waktu dalam menyelesaikan kuliahnya.

Selama perjalanan kuliah, dia tidak pernah meninggalkan kelas dan selalu mengerjakan tugas-tugasnya. Setiap malam tidak lepas memberikan kabar kepada orang tuanya, meminta doa agar dimudahkan dalam urusannya.

Zulkarnain Somadayo merupakan putra sulung Rusdi Somadayo, ia pernah menempuh pendidikan dasarnya di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Halsel di Desa Orimakurunga dan SDN 1 Halsel di Desa Labuha, Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Halsel di Desa Mandaong, Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Halsel di Desa Kampung Makian.

Naldo, sapaan akrab Zulkarnain Somadayo mengatakan, atas kesuksesannya itu, berkat dorongan dan motivasi dari guru di Sekolah. Dan tak terlepas motivasi keluarganya dalam pendidikan. Sehingga, tak bisa dipungkiri bahwa buah itu, jatuh tak akan jauh dari pohonnya. Maka itu, membuat dia berjuang untuk meraih cita-cita seperti yang telah diraih oleh keluarganya.

“Terimakasih kepada guru dan sahabat serta keluarga yang telah memberikan motivasi yang tak sia-sia,” ucap Naldo, kepada wartawan cerminnusantra.co.id.

Setelah berhasil menyelesaikan program S2, pria 26 Tahun ini, siap mengabdikan ilmunya untuk bangsa dan negara.

“Terutama untuk daerah kita tercinta yaitu Provinsi Maluku Utara,” tukas pria yang usianya tergolong masih mudah itu, sambil tersenyum. (Red)

SOFIFI – Warga Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), mengapresiasi Pelayanan yang dilakukan para Dokter dan perawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sofifi.

Pasalnya, para petugas, baik Dokter maupun Perawat terus membenahi pelayanan terhadap pasien. Meningkatkan pelayanan kepada ribuan pasien rawat jalan dan ratusan rawat inap yang butuh pelayanan medis.

Sesuai keterangan Direktur RSJ Sofifi dr.Yazzit Mahri M.Kes Sp.J belum lama ini, kepada sejumlah media mengatakan bahwa RSJ Sofifi, mulai buka pelayanan pada Agustus 2020 dengan fasilitas memadai mendapat antusias masyarakat akan pelayanan kesehatan jiwa sangat tinggi. Dimana, dapat dilihat dari peningkatan kunjungan yang sangat signifikan setiap Bulan.

Dia menyebut, pada 2021, RSJ menerima 4.000 kunjungan dan pada Tahun 2022 sejak Januari sampai pada November 2022, menerima sudah mencapai 7.000 pasien layanan jalan dan 500 lebih pasien rawat inap.

“Peningkatan yang terjadi hampir 2 kali lipat dari sebelumnya, karena masyarakat sangat membutuhkan pelayanan kesehatan jiwa. Sehingga dibutuhkan peningkatan sarana dan prasarana guna pelayanan masyarakat yang lebih baik,” katanya.

Sehingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halsel telah melakukan kerjasama melalui Dinas Sosial (Dinsos) dengan RSJ Sofifi dan sudah diberikan pelayanan puluhan orang pasien dan 2 diantaranya dalam kondisi pasung sebelum dibawa untuk di rawat di RSJ Sofifi.

Menurut Yazzit, RSJ Sofifi sudah upayakan untuk menjalin kerjasama dengan BPJS kesehatan. Namum sesuai peraturan, syarat utama harus memenuhi standar akreditasi. Sedangkan kondisi fisik bangunan dan sarana penunjang lainnya masih sangat jauh dari standar Akreditas.

Meski memiliki keterbatasan ruangan Inap dan fasilitas lainnya. Namun pelayanan yang ditunjukkan Perawat dan Dokter kepada pasien yang mendapat perawatan di RSJ Sofifi di anggap sangat baik. Sehingga diapresiasi oleh keluarga pasien asal Halsel Unu Hi Ak kepada malutlin.com, Kamis (24/10/2024).

Unu mengatakan, pihaknya sebagai keluarga pasien meras puas dengan pelayanan yang ditunjukan petugas kesehatan pada RSJ Sofifi sangat memuaskan. Baik pelayanan makan dan obat-obatan terhadap pasien.

“Sehingga keluarga kami bisa tertangani dengan baik,” ujarnya.

Sebagai keluarga pasien, dirinya berterimakasih kepada Pemkab Halsel  melalui Kepala Puskesmas (Kapus) Lalauin, Kecamatan Kayoa Selatan, Ikra, yang sudah memfasilitasi keluarga mereka. Sehingga bisa berobat di RSJ Sofifi dan mendapatkan pelayanan dan perawatan sangan baik. Sehingga keluarga mereka sudah dibolehkan pulang dan dilakukan rawat jalan. (Uban)