HALSEL – Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Jasri Usman dan Muhlis Djafaar kembali melanjutkan silaturahim di Desa Gandasuli, Kecamatan Bacan Selatan, Rabu (18/9) malam.

Kehadiran keduanya didampingi langsung Tim Koalisi Juara (TKJ), Relawan dan Tim Hukum.

Amatan awak media, tampak warga Desa Gandasuli terlihat antusias dengan kedatangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati tersebut.

Cabup Jasri Usman dalam kesempatan itu menyampaikan terimakasih kepada warga yang sudah memberikan sambutan begitu luar biasa.

“Kami ucapkan terima kasih kepada warga desa Gandasuli yang sudah memberikan sambutan yang begitu luar biasa. Tim pemenangan ditingkat desa juga telah terbentuk disini. Itu artinya warga Desa Gandasuli sudah menunjukan bukti rasa kecintaan terhadap pasangan calon Jasri – Muhlis,” kata Jasri dihadapan warga saat memberikan sambutan.

Dalam kesempatan itu, Jasri juga memperkenalkan diri kepada warga bahwa ia bersama Muhlis Djafaar mencalon diri sebagai Bupati dan Wakil Bupati di Pilkada Halsel 2024.

“Alhamdulillah saya diamanahkan untuk maju menjadi calon bupati kabupaten Halmahera Selatan periode 2024-2029. Izinkan saya berserta wakil saya Pak Muhlis Djafaar memohon doa dan dukungan semua kepada bapak ibu terutama yang ada di Desa Gandasuli. Besar harapan kami mari sama-sama kita mensukseskan Pilkada 2024 yang akan digelar bulan November mendatang,” ujarnya.

Senada, Calon Wakil Bupati Halsel Muhlis Djafaar kepada warga berharap Gandasuli menjadi titik pemenangan Jasri – Muhlis.

Ia menghimbau agar masyarakat dapat membuat pilihan yang bijak untuk menentukan pemimpin lima tahun ke depan.

“Kami tegaskan bahwa silaturahim ini bukanlah ajang kampanye, melainkan sebagai langkah awal untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat. Kami berharap dan menginginkan sekali desa Gandasuli menjadi titik kemenangan pasangan Jasri – Muhlis,” ucap cawabup Muhlis Djafaar.

Selain menyapa dan bersilaturahim, Calon Bupati Jasri Usman dan wakilnya Muhlis Djafaar juga menyerap aspirasi masyarakat.

“Kami berkomitmen dengan adanya visi misi yang telah di paparkan tadi. Begitu juga dengan program prioritas yang telah dirancang, jika kami diberi amanah untuk memimpin daerah ini insya Allah Halsel Juara seperti tagline kami,” cetusnya. (Sam)

LABUHA – Sebanyak Dua orang pekerja Perusahan pertambangan emas PT. Indonesia Mas Mulia (IMM) keracunan sianida. Kedua orang tersebut bernama Yoga dan Marlon.

Akibat dari keracunan itu, Yoga dan Marlon dengan terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), pada  Minggu (15/9/2024), untuk mendapat perawatan yang lebih serius.

Diketahui, perusahaan tersebut saat ini beroperasi di Desa Yaba, Kecamatan Bacan Barat Utara.

Sebelum dirujuk ke RSUD Labuha, Yoga dan Marlon dirawat di Puskesmas Yaba.

Pekerja PT. IMM yang keracunan Sianida.

“Kami berdua ditugaskan untuk memindahkan sianida tersebut dari satu tempat ke tempat lain,” kata Salah satu korban dalam kondisi lemas kepada dokter RSUD Labuha pada Sabtu malam.

Sementara itu keluarga pasien yang ikut mengantar korban ke RSUD labuha ketika ditanya wartawan membenarkan, kedua korban ini adalah menantu yang bekerja di perusahaan PT. IMM.

“Mereka berdua kerja di PT.IMM, tiba-tiba saja dalam keadaan seperti itu saat didatangkan,” aku keluarga korban.

 Sedangkan, Dua Perawat Puskesmas Yaba yang ikut mengantar korban di RSUD Labuha, saat dimintai keterangan tidak merespon.

Terkait insiden tersebut, Direktur PT. IMM Sarka Eladjow, masih dalam upaya konfirmasi. (Red)

HALSEL – Ratusan masyarakat Desa Bisui, Kecamatan Gane Timur Selatan, meminta Calon Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Bahrain Kasuba, untuk kembali mengabdi sebagai Bupati Halsel.

Permintaan ini disampaikan masyarakat melalui pertemuan siloloa Bahrain Kasuba di Desa Bisui, Senin (16/09/24) di sentral Komando BK-UHS.

Warga yang hadir dan berdialog bersama calon bupati tersebut, menyampaikan kecintaan dan rasa rindunya terhadap Bahrain Kasuba, semasa memimpin di Halsel.

“Kami merasakannya saat pak bupati memimpin, Rumah sakit dan puskesmas hadir ditengah-tengah kami saat kami membutuhkan pelayanan,” ujar warga saat berdialog.

Para warga juga mengaku, sangat merindukan Bahrain, dari hasil-hasil karyanya yang begitu nyata dan tidak mengubar janji dan lainya.

“Kami sudah merasakannya, maka kami berjanji akan bersama-sama pak Bahrain untuk pilkada 27 November nanti,” teriak para warga.

Mereka bahkan berjanji akan meraih suara 60 persen dari jiwa pilih yang ada di Desa Bisui, sebagai bentuk kecintaan dan kasi sayang masyarakat terhadap Bahrain.

“Pak bupati jangan hawatir dan takut, kami berjanji akan meraih suara yang signifikan untuk pak bupati, ini janji kami masyarakat Bisui,”ucap para warga.

Sementara itu, Bahrain Kasuba, mengaku terharu dengan komitmen masyarakat Bisui yang hingga saat ini masih ingin bersama-sama dengan dirinya.

“Ini bentuk kecintaan kita bersama, saya sangat terharu, dengan komitmen ini,” ucapnya. (Red)

HALSEL, www.malutline.com – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,9 mengguncang wilayah Labuha, Maluku Utara, pada Senin (16/9/2024) malam informasih dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan kejadian ini terjadi pukul 20:39:47 WIT.

Kepala Stasiun Geofisika Ternate, Gede Eriksana Yasa, menyampaikan bahwa pusat gempa terletak pada koordinat 0,40 LS dan 127,63 BT, “Episenter gempa berada di 30 km Timur Laut Labuha, Maluku Utara, dengan kedalaman 10 km,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Gede menjelaskan bahwa gempa ini termasuk jenis gempa dangkal yang disebabkan oleh aktivitas sesar aktif, “Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Aktif,” tambahnya.

Getaran gempa dirasakan oleh warga Labuha, Kecamatan Bacan, termasuk bajo kecamatan Botang lomang Kabupaten Halmahera Selatan Maluku Utara dengan intensitas II-III MMI (Modified Mercalli Intensity) “Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truker lalu,” jelas Gede.

Hingga saat ini, BMKG belum menerima laporan adanya kerusakan akibat gempa tersebut Namun, tercatat satu gempa susulan yang juga dirasakan dengan intensitas II-III MMI di Labuha pada pukul 21:09:00 WIT.

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah Labuha, Kecamatan Bacan dan sekitarnya untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi seperti Instagram dan Twitter @infoBMKG, website bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id, serta aplikasi mobile WRS-BMKG dan InfoBMKG,” pungkas Gede. (Sam)

HALSEL, www.malutline.com – Bendahara Desa  Pasimbaos kecamatan Botang lomang Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), provinsi Maluku Utara (Malut),  Fariani Drakel di duga kuat terlibat skandal penggelapan Dana Desa (DDS) yang nyaris mencapai milyaran Rupiah.

Dugaan keterlibatan Fariani atas  penyelewengan dan penggelapan anggaran dana desa ini disampaikan ketua Devisi investigasi Lembaga swadaya masyarakat (LSM) Front Delik anti korupsi (FDAK) Halsel, Abdul Salam Hi Ali.

Menurutnya, Dana Desa tahun 2022, 2023, dan 2024 dengan nominal mencapai Miliaran rupiah ini,  berdasarkan pekerjaan anggaran oleh Kades dan bendahara hanya direalisasikan Rp 180.000.000.

Anggaran sebesar 180.000.000 yang direalisasikan kades dan bendahara itu, untuk pemasangan meteran lampu PLN milik warga. Di tahun 2023, sebanyak 60 meteran lampu dengan biaya per unit sebesar Rp. 1500.000.

Sedangkan realisasi anggaran di tahun 2024,  pemasangan lampu sebanyak  50 rumah dengan biaya sebesar 75.000.000. Meski begitu, baru sebatas di lakukan pendataan dan belum di lakukan pemasangan meteran lampu hingga saat ini.

Sedangkan di Tahun 2022 kata Ketua Devisi Investigasi LSM FDAK, diketahui fiktif alias  tidak ada pembangunan apapun di desa Pasimbaos.

” Dengan adanya sejumlah kegiatan Fiktif di Desa Pasimbaos ini maka bendahara juga diduga telah terlibat dalam skandal penggelapan sejumlah Dana Desa itu, ” terangnya. Minggu (15/9/2024).

Karna dinilai terlibat dalam skandal hingga raupnya anggaran milyaran rupiah itu kata dia, pihaknya mendesak kepala kejaksaan negeri (Kajari)  Halmahera Selatan agar melakukan pemeriksaan terhadap Bendahara Desa.

” Perbuatan korupsi merupakan musuh kita bersama sebagai warga yang baik yang taat atas hukum, jadi tidak ada alasan untuk tidak panggil bendahara, sebab bendahara juga terlibat langsung. Atas nama LSM FDAK Halsel kami akan melayangkan laporan resmi ke Kejari Halsel untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan terhadap Bendahara Desa, ” tegasnya. (Red)