HALSEL, Malutline— Pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, kembali menuai keluhan dari masyarakat. Kali ini, minimnya tenaga dokter spesialis mata menjadi sorotan serius dan menimbulkan kekecewaan mendalam bagi pasien yang datang dari berbagai pelosok desa.

Berdasarkan pantauan dan keluhan pasien, RSUD Halmahera Selatan yang berlokasi di Bacan hanya memiliki satu orang dokter spesialis mata. Kondisi ini menyebabkan banyak pasien gagal mendapatkan pelayanan medis, terutama saat dokter tersebut tidak berada di tempat.

Sejumlah pasien mengaku telah menempuh perjalanan jauh dari berbagai kampung, bahkan harus mengeluarkan biaya transportasi yang tidak sedikit, dengan harapan dapat melakukan pemeriksaan mata di rumah sakit rujukan utama di Halmahera Selatan tersebut. Namun setibanya di rumah sakit, harapan itu pupus.

“Saya sendiri datang ke rumah sakit dengan harapan besar bisa periksa mata. Tapi setelah sampai, dokter mata ternyata tidak ada,” ujar salah satu pasien dengan nada kecewa.

Pasien tersebut mengaku telah menanyakan langsung kepada petugas keamanan (security) rumah sakit. Dari keterangan yang diterimanya, diketahui bahwa dokter mata di RSUD Halmahera Selatan hanya satu orang, dan saat ini sedang menjalani cuti.

“Security bilang dokter mata cuma satu dan sedang cuti sampai tanggal 5 baru masuk. Jadi semua pasien yang datang tidak bisa diperiksa,” ungkapnya.
Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Pasalnya, RSUD Halmahera Selatan kerap dipuji dan dibanggakan sebagai rumah sakit besar dan representatif, bahkan disebut-sebut sebagai salah satu fasilitas kesehatan andalan di Maluku Utara.

“Saya heran dan tidak habis pikir. Rumah sakit sebesar ini, yang sering dipuji dan dibanggakan, ternyata hanya punya satu dokter mata. Kalau dokter itu cuti, lalu bagaimana nasib pasien?” keluh pasien tersebut.

Kekecewaan semakin terasa karena tidak adanya sistem pengganti atau dokter cadangan, sehingga pelayanan spesialis mata praktis terhenti total. Akibatnya, banyak pasien terpaksa pulang tanpa mendapatkan pemeriksaan, meski telah menunggu lama dan datang dari wilayah terpencil.

Warga menilai kondisi ini menunjukkan kurangnya kesiapan manajemen rumah sakit dalam menjamin pelayanan kesehatan yang berkesinambungan. Mereka berharap pemerintah daerah dan pihak rumah sakit lebih serius dalam menambah tenaga dokter spesialis, khususnya untuk layanan vital seperti kesehatan mata.

“Kalau memang dokter mata hanya satu, seharusnya ada pengaturan atau dokter pengganti. Jangan sampai masyarakat yang jadi korban,” kata warga lainnya.
Masyarakat Halmahera Selatan berharap Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan dan Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara segera mengevaluasi sistem pelayanan RSUD setempat. Mereka menegaskan bahwa akses layanan kesehatan adalah hak dasar masyarakat, bukan sekadar pencitraan pembangunan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen RSUD Halmahera Selatan belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan pasien, kekosongan dokter spesialis mata, maupun langkah yang akan diambil untuk mengatasi permasalahan tersebut (jais)

HALSEL, Malutline — Kasus dugaan perselingkuhan yang terjadi di Desa Silang, Kecamatan Bacan Timur Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, menuai keprihatinan serius dari masyarakat. Peristiwa tersebut diduga di lakukan oleh seorang pria bernama Talib Hasan yang telah berkeluarga dan menjalin hubungan terlarang dengan perempuan yang juga memiliki pasangan sah.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kasus ini tidak hanya memicu konflik rumah tangga, tetapi juga berdampak luas terhadap ketenteraman sosial di lingkungan masyarakat, Warga mengaku resah karena persoalan tersebut pelaku mengancam akan melakukan pembunuhan dan perkosan terhadap anak selingkuhannya tersebut yang masih di bawa umur tindakan yang di lakukan oleh pelaku pria dinilai tidak pantas terjadi di lingkungan pemukiman.

Lebih memprihatinkan, dalam dugaan kasus ini terdapat seorang anak di bawah umur yang disebut mengalami tekanan psikologis berat. Anak tersebut dilaporkan mengalami ketakutan dan trauma mendalam akibat ancaman yang diduga dilakukan oleh terduga pelaku.
“Kami sangat prihatin. Ini bukan lagi urusan orang dewasa semata, Anak menjadi korban secara mental, dan ini sangat berbahaya,” ungkap salah satu warga Desa Silang yang enggan disebutkan namanya.

Warga menyebut bahwa terduga pelaku diduga melakukan ancaman serius, termasuk ancaman pembunuhan dan kekerasan seksual terhadap anak tersebut. Atas dasar itu, masyarakat mendesak Kapolres Halmahera Selatan AKBP Hendra Gunawan agar segera memproses kasus ini sesuai hukum yang berlaku.

Menurut warga, persoalan ini tidak lagi bisa diselesaikan secara kekeluargaan karena telah menyentuh aspek perlindungan anak dan tindak pidana serius.

Sementara itu, pihak keluarga korban menyatakan berharap aparat penegak hukum dapat bertindak tegas dan adil. Mereka juga meminta agar anak yang terdampak segera mendapatkan perlindungan serta pendampingan psikologis dari pihak berwenang.

Diketahui, kasus dugaan perselingkuhan tersebut telah secara resmi dilaporkan ke Polres Halmahera Selatan oleh pihak suami dari perempuan yang diduga terlibat dalam hubungan terlarang tersebut.

Masyarakat Desa Silang berharap agar kasus ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum, sehingga tidak ada lagi anak-anak yang menjadi korban akibat kasus perselingkuhan dan perilaku menyimpang orang dewasa, Penegakan hukum yang tegas dinilai penting demi memberikan rasa aman dan keadilan di tengah masyarakat. (Red)

HALSEL, Malutline— Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara, Husni Salim, menyalurkan bantuan berupa keramik jenis granit untuk Masjid Riyadhusshalihin yang berlokasi di Desa Wayamiga. Bantuan tersebut mendapat apresiasi dan ucapan terima kasih dari panitia pembangunan masjid serta masyarakat setempat.

Ungkapan rasa syukur dan terima kasih itu disampaikan oleh Panitia Masjid Riyadhusshalihin, Dahlan Matli, melalui unggahan di akun Facebook pribadinya. Dalam unggahan tersebut, ia menyampaikan bahwa bantuan keramik granit tersebut sangat membantu proses pembangunan dan penyempurnaan fasilitas masjid.

“Alhamdulillah Terima kasih Pak Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara (Bapak Husni Salim) atas bantuan keramik jenis granit untuk Masjid Riyadhusshalihin Desa Wayamiga. Semoga Allah SWT
mempermudah segala urusan Bapak,” tulis Dahlan Matli dalam unggahannya.

Menurut panitia masjid Dahlan matly bantuan tersebut akan digunakan untuk menunjang kenyamanan jamaah dalam beribadah, sekaligus mempercepat penyelesaian pembangunan masjid yang selama ini dilakukan secara bertahap melalui swadaya masyarakat dan donatur.

Masyarakat Desa Wayamiga kecamatan Bacan timur menyambut baik bantuan tersebut dan menilai kepedulian Wakil Ketua DPRD Maluku Utara sebagai bentuk nyata dukungan terhadap sarana keagamaan dan kehidupan sosial masyarakat di tingkat desa.

“Bantuan ini bukan hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus bergotong royong menyelesaikan pembangunan masjid,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.

Dukungan terhadap pembangunan rumah ibadah diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai keagamaan, kebersamaan, serta meningkatkan kualitas pelayanan ibadah bagi umat. Panitia masjid pun berharap perhatian terhadap pembangunan Masjid Riyadhusshalihin dapat terus berlanjut hingga proses penyelesaian sepenuhnya rampung. (Bur)

HALSEL, Malutline— Dalam rangka menyambut libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Halmahera Selatan, Iptu Irfan Muzaffar Sondani, S.Tr.K., mengimbau seluruh masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara di jalan raya.

Kasat Lantas menegaskan, momentum libur panjang sering kali diiringi dengan meningkatnya volume kendaraan dan aktivitas masyarakat, sehingga diperlukan kesadaran bersama untuk menjaga ketertiban dan keselamatan berlalu lintas.

“Mari manfaatkan waktu libur dengan kegiatan yang positif. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum digunakan,” ujar Iptu Irfan Muzaffar Sondani.

Ia juga mengingatkan para pengendara sepeda motor agar selalu menggunakan helm standar demi keselamatan diri sendiri maupun penumpang. Selain itu, masyarakat diminta untuk tidak mengemudi di bawah pengaruh alkohol karena sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal.

Tak hanya itu, Kasat Lantas menekankan larangan berboncengan lebih dari satu orang serta penggunaan knalpot brong yang dinilai mengganggu kenyamanan dan ketertiban umum.

“Hindari penggunaan knalpot brong karena sangat mengganggu masyarakat. Jadikan jalan raya sebagai tempat yang aman dan nyaman untuk kita semua,” tegasnya.

Iklan Natan &Tahun Baru 2026
Iklan Natal & Tahun Baru 2026

Melalui imbauan ini, Polres Halmahera Selatan berharap seluruh pengguna jalan dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, sehingga suasana Natal dan Tahun Baru dapat dirayakan dengan aman, tertib, dan penuh kebahagiaan tanpa adanya insiden kecelakaan. (Bur)

HALSEL, Malutline — Kepolisian Resor (Polres) Halmahera Selatan menegaskan kesiapannya untuk menindaklanjuti laporan dugaan perselingkuhan yang dilaporkan oleh pihak berinisial N.K. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Halsel, Iptu Rizaldi Pasaribu.

Kepada media, Iptu Rizaldi Pasaribu menyampaikan bahwa pihaknya akan memproses laporan perselingkuhan yang terjadi di desa silang kecamatan Bacan timur selatan tersebut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
“Baik bang, kami tindak lanjuti laporannya,” ujar Iptu Rizaldi Pasaribu saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan awal terhadap kelengkapan administrasi laporan yang telah masuk. Proses ini dilakukan untuk memastikan laporan memenuhi unsur dan persyaratan hukum sebelum naik ke tahap penyelidikan lebih lanjut, “Siapkami cek dulu berkasnya,” tambahnya.

Iklan Natal & Tahun Baru 2026
Iklan Natal & Tahun Baru 2026

Menurutnya, setiap laporan masyarakat akan ditangani secara profesional dan transparan tanpa pandang bulu. Jika dalam proses pemeriksaan ditemukan adanya unsur pidana atau pelanggaran hukum, maka Polres Halsel akan mengambil langkah hukum lanjutan sesuai prosedur yang berlaku.

Kasus dugaan perselingkuhan ini sebelumnya menjadi perhatian publik setelah mencuat ke tengah masyarakat dan melibatkan sejumlah pihak yang disebut-sebut telah memiliki pasangan sah. Masyarakat pun berharap aparat penegak hukum dapat bertindak objektif dan adil demi memberikan kepastian hukum.

Polres Halmahera Selatan mengimbau masyarakat untuk tetap mempercayakan penanganan perkara kepada pihak kepolisian serta tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

Hingga berita ini diturunkan, proses pemeriksaan berkas laporan masih berlangsung.(Red)