LABUHA, Malutline – Warga Desa Kupal, khususnya di wilayah Kupal Baru, kecamatan Bacan selatan kembali menyuarakan harapan kepada pemerintah desa agar segera merealisasikan pembangunan sambungan drainase (got) besar yang berada di samping masjid setempat.
Dalam Musyawarah Desa (Musdes) tahun 2024 dan 2025, pembangunan drainase (got) tersebut disebut telah masuk dalam rencana prioritas. Namun hingga memasuki tahun 2026, warga mengaku belum melihat adanya realisasi di lapangan.
Setiap kali hujan deras turun, air kerap meluap dan mengalir hingga ke halaman bahkan mendekati rumah warga. Kondisi ini membuat masyarakat khawatir akan potensi kerusakan rumah serta gangguan kesehatan lingkungan.
“Kalau hujan besar, air langsung meluap sampai ke depan rumah. Lama-lama bisa jadi genangan permanen,” keluh salah satu warga Kupal Baru.
Warga berharap Kepala Desa Kupal kecamatan Bacan selatan Sanusi Lariaga bersama perangkat desa dapat kembali mengevaluasi hasil Musdes sebelumnya dan memastikan apakah pembangunan tersebut masih menjadi prioritas. Selain itu, masyarakat juga meminta perhatian dari Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan agar turun langsung mengecek kondisi drainase di lokasi.
Menurut warga, pembangunan got besar sangat penting untuk mengantisipasi banjir lokal, apalagi intensitas hujan belakangan cukup tinggi. Mereka menilai infrastruktur drainase yang baik merupakan kebutuhan mendesak demi kenyamanan dan keselamatan lingkungan.
Masyarakat menegaskan bahwa penyampaian ini bukan untuk menyalahkan pihak tertentu, melainkan sebagai pengingat agar hasil kesepakatan Musdes benar-benar ditindaklanjuti sesuai kebutuhan warga.
Hingga saat ini, warga masih berharap ada respons dan langkah konkret dari Pemerintah Desa Kupal maupun pemerintah daerah agar persoalan tersebut tidak terus berulang setiap musim hujan. (Red)












Komentar