LABUHA, Malutline. Com Suasana menjelang pemilihan Ketua Forum Himpunan Keluarga Galela (FOR‑HIKAGA) Kabupaten Halmahera Selatan semakin dinamis. Salah satu figur yang telah menyatakan kesiapannya untuk maju dalam kontestasi kepemimpinan organisasi tersebut adalah Julhadi Tuahuns, yang juga menjabat sebagai Pimpinan Redaksi Harian Timur.
Julhadi menegaskan bahwa langkah maju ini bukan semata‑mata ambisi merebut jabatan, melainkan bentuk kesediaan untuk masuk ke barisan regenerasi kepemimpinan dengan membawa semangat persatuan, kekeluargaan, serta pembaruan demi kemajuan keluarga besar Galela di Halmahera Selatan.
Bagi Julhadi, FOR‑HIKAGA bukan sekadar wadah seremonial tempat keluarga besar Galela berkumpul sesekali. Lebih dalam lagi, organisasi ini adalah rumah besar yang memiliki tugas mulia untuk menjaga ikatan persaudaraan, melestarikan warisan budaya Galela, serta memperkuat solidaritas antarsesama keluarga yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Halmahera Selatan.
“Kepemimpinan FOR‑HIKAGA ke depan membutuhkan sosok yang mampu merangkul semua elemen keluarga besar Galela. Organisasi ini harus dibangun di atas kebersamaan, bukan kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu,” ujar Julhadi Tuahuns dalam pernyataannya.
Dalam perjalanan sebuah organisasi keluarga, perbedaan pandangan adalah hal yang wajar terjadi. Namun menurut Julhadi, perbedaan tersebut harus diarahkan menjadi kekuatan untuk membangun organisasi yang semakin demokratis, dewasa, dan tetap berpegang pada nilai kekeluargaan.
Ia berharap proses pemilihan Ketua FOR‑HIKAGA nantinya berlangsung secara terbuka, sehat, penuh silaturahmi, serta tidak merusak ikatan persaudaraan yang telah terbangun selama ini. Siapa pun yang akhirnya mendapatkan kepercayaan harus mampu menjadi pemimpin yang merangkul seluruh pihak, termasuk mereka yang memiliki pilihan berbeda dalam kontestasi tersebut.
Silaturahmi lintas kecamatan pun menjadi perhatian utama. Julhadi menilai penting untuk terus menjaga hubungan erat antar keluarga besar Galela yang tersebar di berbagai penjuru Halmahera Selatan agar organisasi tidak terasa hanya milik segelintir pihak saja.
Julhadi juga menegaskan bahwa FOR‑HIKAGA tidak boleh berhenti hanya pada kegiatan pertemuan adat atau seremonial semata. Organisasi paguyuban tersebut harus mampu hadir lebih aktif di tengah masyarakat, menjalankan program sosial, mendorong peran generasi muda, merawat tradisi budaya Galela, serta membangun komunikasi yang konstruktif dengan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan dan berbagai elemen masyarakat.
“Kami ingin FOR‑HIKAGA menjadi organisasi yang memiliki program kerja nyata, bermanfaat bagi anggota, serta mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah Halmahera Selatan,” ungkapnya.
Pengalaman Julhadi Tuahuns sebagai Pimpinan Redaksi Harian Timur dianggap menjadi bagian dari perjalanan hidupnya yang membekali kemampuan berkomunikasi, mengelola informasi, serta memahami dinamika masyarakat. Namun ia menegaskan, apabila nanti dipercaya memimpin FOR‑HIKAGA, kepentingan seluruh keluarga besar Galela akan menjadi prioritas utama.
Bagi Julhadi, kontestasi memperebutkan kursi Ketua FOR‑HIKAGA bukanlah pertarungan untuk menang saja. Melainkan sebuah kesempatan untuk menawarkan gagasan, menyatukan barisan, serta menegaskan kembali bahwa kepemimpinan organisasi keluarga harus berakar pada pengabdian.
Kini keluarga besar Galela di Halmahera Selatan menantikan proses pemilihan kepemimpinan FOR‑HIKAGA yang benar‑benar lahir dari kehendak bersama. Mereka berharap terpilihnya sosok pemimpin yang berintegritas, berkomitmen, serta mampu menjaga persaudaraan sekaligus membawa organisasi semakin berarti bagi masyarakat.
Pada akhirnya, FOR‑HIKAGA membutuhkan bukan hanya seorang ketua yang mampu memimpin rapat, melainkan figur yang mampu merawat ikatan kekeluargaan, menjaga warisan budaya Galela, serta membawa organisasi semakin bermanfaat bagi seluruh keluarga besar Galela di Kabupaten Halmahera Selatan. (Red)













Komentar