HALSEL, Malutline–Harapan agar Kepala Desa Bahu, Kecamatan Mandioli Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, kembali memimpin Desa Bahu mulai disuarakan sejumlah masyarakat. Sosok kepala desa saat ini dinilai telah memberikan kontribusi terhadap pembangunan dan kemajuan desa selama menjalankan masa kepemimpinannya.
Seorang warga Desa Bahu yang meminta namanya untuk tidak dipublikasikan menyampaikan bahwa dirinya masih berharap kepala desa saat ini dapat kembali dipercaya masyarakat untuk memimpin Desa Bahu pada periode berikutnya.
Menurutnya, penilaian tersebut didasarkan pada apa yang telah dilakukan pemerintah desa selama kepemimpinan kepala desa saat ini, khususnya dalam pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami masih berharap beliau bisa kembali memimpin Desa Bahu karena selama menjabat, kami melihat ada pembangunan dan perubahan di desa. Kalau masyarakat masih memberikan kepercayaan, kami berharap kepemimpinan ini bisa dilanjutkan,” ujar warga tersebut.
Namun, warga itu menegaskan bahwa pernyataannya tersebut bukan berarti proses pemilihan kepala desa sudah dimulai. Sebab, hingga saat ini tahapan resmi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Halmahera Selatan belum dijalankan oleh panitia pada seluruh tingkatan.
Ia memilih merahasiakan identitasnya karena tahapan Pilkades belum dimulai dan belum ada proses resmi terkait pencalonan maupun pemilihan kepala desa.
Menurutnya, aspirasi tersebut semata-mata merupakan pandangan pribadi sebagai warga Desa Bahu yang melihat perkembangan desa selama masa kepemimpinan kepala desa saat ini.
“Saya sampaikan ini sebagai warga saja. Nama saya jangan dipublikasikan karena tahapan Pilkades belum berjalan. Nanti ketika prosesnya sudah resmi, masyarakat tentu punya hak untuk menentukan pilihan masing-masing,” katanya.
Dinilai Layak Kembali Diberi Kepercayaan
Warga tersebut menilai keberlanjutan kepemimpinan menjadi salah satu hal yang perlu dipertimbangkan apabila masyarakat melihat pembangunan desa telah berjalan dengan baik.
Menurutnya, seorang kepala desa yang sudah memahami kondisi wilayah dan kebutuhan masyarakat akan lebih mudah melanjutkan program-program yang belum selesai dibandingkan harus memulai kembali dari awal.
Ia berharap apabila kepala desa saat ini kembali mendapatkan mandat masyarakat, pembangunan Desa Bahu dapat semakin ditingkatkan, termasuk pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat serta peningkatan pelayanan pemerintahan desa.
“Yang kami harapkan pembangunan terus berjalan dan masyarakat semakin diperhatikan. Kalau kepemimpinan sekarang dinilai baik oleh masyarakat, tentu tidak salah kalau ada warga yang menginginkan beliau kembali memimpin,” ujarnya.
Pilkades Tetap Menjadi Hak Masyarakat
Meski terdapat aspirasi agar kepala desa saat ini kembali memimpin, warga tersebut mengingatkan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan masyarakat melalui mekanisme pemilihan kepala desa.
Pilkades merupakan proses demokrasi di tingkat desa. Karena itu, setiap warga yang memiliki hak pilih nantinya dapat menentukan pilihannya berdasarkan rekam jejak, kemampuan, integritas, visi dan misi serta komitmen masing-masing calon terhadap pembangunan desa.
Dengan demikian, dukungan terhadap kepala desa saat ini belum dapat disebut sebagai pencalonan resmi maupun keputusan politik masyarakat Desa Bahu.
Sebab, seluruh tahapan Pilkades di Kabupaten Halmahera Selatan belum berjalan secara resmi.
Menunggu Tahapan Resmi Pilkades
Pemilihan kepala desa di Kabupaten Halmahera Selatan nantinya akan melalui sejumlah tahapan dan mekanisme yang ditetapkan pemerintah daerah melalui instansi terkait, termasuk Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).
Tahapan tersebut nantinya melibatkan panitia sesuai tingkatan, mulai dari pemerintah kabupaten, kecamatan hingga panitia di tingkat desa.
Setelah tahapan resmi dibuka, masyarakat akan mengetahui secara jelas mekanisme, jadwal, persyaratan serta proses pencalonan kepala desa.
Karena itu, warga Desa Bahu yang saat ini menyuarakan dukungan terhadap kepala desa petahana masih sebatas menyampaikan aspirasi dan penilaian terhadap kepemimpinan yang sedang berjalan.
Warga tersebut berharap seluruh proses Pilkades nantinya dapat berlangsung secara terbuka, aman, tertib dan demokratis sehingga siapa pun yang mendapatkan kepercayaan masyarakat benar-benar merupakan pilihan warga Desa Bahu.
“Kalau sudah masuk tahapan Pilkades, silakan masyarakat menentukan pilihan. Kami hanya menyampaikan apa yang kami rasakan selama kepemimpinan sekarang. Kalau dinilai berhasil, tentu kami berharap bisa dilanjutkan,” tutupnya.
Dengan semakin dekatnya agenda Pilkades yang direncanakan berlangsung pada 2027 mendatang, dinamika politik desa di Desa Bahu diperkirakan mulai menarik perhatian masyarakat.
Namun, sebelum seluruh tahapan resmi dijalankan oleh panitia pada semua tingkatan, masyarakat diharapkan tidak mendahului proses yang telah ditetapkan pemerintah.
Pada akhirnya, siapa yang akan memimpin Desa Bahu untuk periode berikutnya tetap akan ditentukan melalui mekanisme pemilihan dan suara masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku. (Red)











Komentar