HALSEL, Malutline – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Halmahera Selatan ke-23 tahun 2026 menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang pembangunan Negeri Saruma. Berbagai capaian pembangunan yang hari ini dinikmati masyarakat merupakan hasil kerja keras dan kontribusi banyak pihak, termasuk para pemimpin daerah yang pernah mengabdikan diri untuk kemajuan Halmahera Selatan.
Di antara sejumlah tokoh yang meninggalkan jejak pembangunan yang masih berdiri kokoh hingga saat ini adalah almarhum Bupati Halmahera Selatan, Hi Usman Sidik. Di masa kepemimpinannya, sejumlah program strategis dan pembangunan infrastruktur berhasil diwujudkan sebagai bagian dari upaya mempercantik wajah ibu kota kabupaten sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat.
Dua ikon yang hingga kini menjadi kebanggaan masyarakat Halmahera Selatan adalah Kawasan Zero Point dan UMK Milenial. Kedua fasilitas tersebut tidak hanya menjadi simbol pembangunan daerah, tetapi juga menjadi ruang publik yang dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai aktivitas sosial, ekonomi, dan budaya.
Zero Point yang berdiri megah di pusat kota Labuha kini menjadi salah satu landmark penting Kabupaten Halmahera Selatan. Kawasan tersebut menjadi tempat berkumpul masyarakat, pusat kegiatan publik, hingga lokasi berbagai perayaan dan event daerah. Sementara UMK Milenial dibangun sebagai wadah pemberdayaan pelaku usaha muda dan UMKM lokal agar mampu berkembang serta bersaing di tengah tantangan ekonomi modern.
Namun di tengah semarak peringatan HUT Halsel ke-23 tahun ini, sebagian masyarakat menilai sosok almarhum Hi Usman Sidik seolah mulai terlupakan. Nama tokoh yang dinilai memiliki kontribusi besar terhadap pembangunan daerah tersebut nyaris tidak terdengar dalam berbagai rangkaian kegiatan peringatan hari jadi kabupaten.
Padahal, bagi banyak masyarakat, menghargai jasa para pemimpin terdahulu merupakan bagian penting dari sejarah pembangunan daerah. Keberhasilan pembangunan hari ini tidak lahir dalam waktu singkat, melainkan merupakan hasil estafet kepemimpinan yang saling melengkapi dari masa ke masa.
Sejumlah warga berharap Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan dapat terus merawat memori kolektif tentang para tokoh pembangunan daerah, termasuk almarhum Hi Usman Sidik. Menurut mereka, penghormatan terhadap jasa para pemimpin terdahulu bukanlah soal politik, melainkan bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian untuk kemajuan masyarakat.
HUT Halmahera Selatan sejatinya bukan hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga momentum refleksi untuk mengenang perjalanan sejarah daerah. Dengan mengenang para tokoh yang telah berkontribusi membangun Negeri Saruma, generasi muda dapat memahami bahwa pembangunan yang mereka nikmati hari ini merupakan hasil kerja keras dan pengorbanan banyak pihak.
Jejak pembangunan mungkin dapat terlihat melalui bangunan dan infrastruktur yang berdiri megah. Namun lebih dari itu, nama dan pengabdian para tokoh yang mewujudkannya juga layak mendapat tempat dalam ingatan masyarakat Halmahera Selatan.
Karena sejarah yang baik bukan hanya mencatat apa yang dibangun, tetapi juga menghargai siapa yang telah membangunnya. (Darti/red)












Komentar