LABUHA, Malutline — Dugaan pelayanan kurang optimal di Puskesmas Laluin, Kecamatan Kayoa Selatan, kembali menjadi sorotan. Keluhan warga terkait alasan ketersediaan obat yang kerap disebut “habis” serta pasien yang disebut terlantar berulang kali, memicu perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan.
Sejumlah keluarga pasien mengaku kecewa karena harus pulang tanpa penanganan maksimal dengan alasan stok obat tidak tersedia. Peristiwa serupa disebut bukan kali pertama terjadi, sehingga memunculkan pertanyaan warga terhadap manajemen pelayanan di fasilitas kesehatan tersebut.
Menanggapi hal itu, Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, saat di konfirmasi waratawan Jumat (30/01/2026) di aula kantor Bupati Halsel menegaskan akan melakukan evaluasi terhadap Kepala Puskesmas (Kapus) Laluin, Ikra Mahmud, guna memastikan pelayanan kesehatan berjalan sesuai standar.
“Pelayanan kesehatan adalah kebutuhan dasar masyarakat. Jika benar ada kejadian berulang seperti ini, tentu akan menjadi bahan evaluasi serius,” tegas Bupati.
Bupati juga meminta Dinas Kesehatan segera turun melakukan pengecekan langsung terkait ketersediaan obat, sistem pelayanan, serta kehadiran tenaga kesehatan di Puskesmas Laluin.
Warga berharap evaluasi tersebut tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar menghadirkan perbaikan nyata agar kejadian pasien tidak terlayani karena alasan obat habis tidak lagi terulang.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Puskesmas Laluin maupun Kapus Ikra Mahmud masih diupayakan untuk dikonfirmasi guna memperoleh penjelasan dan klarifikasi. (Red)










Komentar