LABUHA, Malutline.com — Sore yang teduh di Desa Tembal, Kecamatan Bacan Selatan, menjadi saksi momen bersejarah bagi keluarga besar Ikatan Keluarga Tobelo-Galela (IKA-TOGALE) Kabupaten Halmahera Selatan.
Di tengah suasana penuh haru dan kebersamaan, Dr. Hi. Muhammad Kasuba, M.A., mantan Bupati Halmahera Selatan dua periode, secara resmi mengukuhkan pengurus sementara IKA-TOGALE di UMK Milenial, Sabtu (8/11/2025).
Acara bertajuk “Poma Polu” — yang bermakna berkumpul dalam satu rasa, satu tujuan, satu budaya — bukan sekadar seremoni. Ia menjadi simbol kebangkitan dan penyatuan kembali semangat kekeluargaan yang sempat redup beberapa waktu terakhir.
Pengurus sementara ini akan bertugas selama enam bulan ke depan, untuk melakukan konsolidasi organisasi dan mempersiapkan Musyawarah Besar (Mubes) IKA-TOGALE demi memilih pengurus definitif periode 2026–2031.
Dalam sambutannya, Dr. Muhammad Kasuba yang tampil sederhana namun karismatik, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kebersamaan seluruh keluarga besar Tobelo-Galela yang hadir dari berbagai penjuru Halmahera Selatan.
“Terima kasih kepada seluruh keluarga besar Tobelo-Galela yang telah hadir dengan semangat Poma Polu. Ini bukan sekadar pertemuan, tapi perwujudan cinta, satu rasa, satu tujuan, dan satu budaya,” ujar MK dengan suara yang bergetar penuh kehangatan.
Suasana ruangan seketika hening. Banyak yang tersenyum, beberapa bahkan tampak menahan haru. Dua puluh tahun bukan waktu singkat bagi sebuah organisasi yang dibangun dari rasa kebersamaan dan gotong royong.
“IKA-TOGALE bukan sekadar sebuah ikatan. Di dalamnya ada makna yang dalam — IKA berarti tetap berkumpul, tidak berpisah. Dua puluh tahun sudah kita berjalan bersama, dan semangat itu masih sama seperti dulu,” ungkapnya penuh makna.
Dr. Kasuba juga memberikan apresiasi khusus kepada wartawan IKA-TOGALE, yang selama ini berperan aktif menyebarkan informasi positif, terutama tentang program dan kepemimpinan Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba serta Wakil Bupati Helmi Umar Muksin.
Menurut MK, peran jurnalis dalam komunitas Togale menjadi bagian dari kekuatan moral dan sosial organisasi, menjaga semangat solidaritas di tengah perubahan zaman.
“Orang Tobelo-Galela dikenal punya semangat sosial yang tinggi, mudah bersosialisasi, senang bekerja sama dengan siapa pun. Dua puluh tahun ini membuktikan bahwa kita tetap merangkul semua suku di Halmahera Selatan. Itulah kekuatan kita: selalu bersama, selalu bersatu,” tegasnya.
Acara pengukuhan berlangsung hangat, diwarnai tepuk tangan, tawa, dan senyum penuh kebanggaan. Di akhir sambutannya, Dr. Kasuba menutup dengan pesan yang menancap di hati setiap hadirin.
“Dengan semangat Poma Polu, mari kita terus berkumpul, bergandengan tangan, dan menghasilkan sesuatu yang dahsyat untuk kemajuan bersama,” ujarnya, menutup dengan nada penuh haru.
Malam itu, bukan hanya pengurus IKA-TOGALE yang dikukuhkan. Tapi juga rasa persaudaraan yang kembali hidup — semangat lama yang bangkit untuk masa depan baru.(Bur)











Komentar