oleh

Kawasi Menuju Ecovillage, Dari Kampung Lama ke Desa Baru Berstandar Internasional

LABUHA, Malutline–Suasana di kampung baru Desa Kawasi kini berbeda. Deretan rumah sehat dengan cat seragam, jalan yang rapi, dan lampu listrik yang menyala 24 jam menjadi pemandangan baru bagi warga yang dulunya tinggal di Kawasi Lama, desa pesisir yang rawan abrasi.

Transformasi besar ini merupakan bagian dari program relokasi warga Desa Kawasi yang dilakukan oleh Harita Nickel bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan. Perlahan, wajah desa nelayan itu beralih rupa menjadi sebuah ecovillage berstandar internasional.

“Kita berkeinginan kampung baru Desa Kawasi dapat bertransformasi sebagai sebuah desa yang maju, terintegrasi dengan air bersih, sanitasi, listrik, informasi, dan pasar. Dan itu semua sudah kami bangun,” kata Nafis, Manager Eksternal Relations Harita Nickel, saat ditemui di lokasi relokasi.

Relokasi Bertahap, Kolaboratif

Proses relokasi ini memang tidak instan. Dari total 360 kepala keluarga (KK) yang akan dipindahkan, tercatat sudah 230 KK atau sekitar 40 persen telah resmi menempati hunian baru. Sisanya masih menunggu tahapan berikutnya.

Pemerintah daerah turut mendukung penuh langkah ini. Pemindahan warga dilakukan secara bertahap dan persuasif, bukan dengan paksaan. “Target kami tahun depan (2026) seluruh relokasi bisa selesai,” tambah Nafis.

Ecovillage dan Kehidupan Baru

Bagi warga yang sudah pindah, kawasan baru ini menghadirkan pengalaman berbeda. Rumah layak, akses air bersih, sekolah, puskesmas, rumah ibadah, hingga pusat olahraga tersedia. Bahkan, Harita Nickel telah menghadirkan Semarak Pasar Rakyat Kawasi, sebagai pusat ekonomi lokal yang mulai menggeliat.

Transformasi ini bukan hanya soal bangunan. Ia menjadi simbol bahwa kegiatan industri tambang bisa berjalan beriringan dengan pembangunan masyarakat. Kawasi kini tak lagi sekadar desa di lingkar tambang, tapi sedang tumbuh menjadi contoh desa modern dengan wajah baru.(Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed