Malut Line

LABUHA, Malutline– Pelaksanaan Ujian Satuan Pendidikan (USP) bagi siswa kelas VI di SD Negeri 138 Halmahera Selatan, Kecamatan Kayoa Selatan, berlangsung dengan penuh semangat dan harapan. Hal ini terlihat dari kesiapan pihak sekolah yang ditandai dengan pemasangan baliho ucapan selamat serta pesan motivasi bagi para peserta ujian.

Baliho yang terpasang di lingkungan sekolah tersebut tidak hanya menjadi simbol seremoni, tetapi juga bentuk dukungan moral kepada para siswa agar dapat mengikuti ujian dengan percaya diri dan penuh tanggung jawab. Dalam pesan yang terpampang, siswa diingatkan bahwa kunci meraih hasil terbaik adalah dengan menjunjung tinggi kejujuran serta memberikan usaha maksimal.

Kepala SD Negeri 138 Halmahera Selatan, Safri Iskandar, S.Pd, menyampaikan bahwa pihak sekolah telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan pelaksanaan ujian berjalan lancar dan tertib. Mulai dari kesiapan ruang ujian, pengawasan, hingga pembekalan mental bagi siswa telah dilakukan secara optimal.

“Ujian ini bukan hanya tentang nilai akhir, tetapi juga tentang bagaimana siswa belajar jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Itu yang paling penting bagi masa depan mereka,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa dukungan dari orang tua memiliki peran penting dalam membantu siswa menghadapi ujian dengan tenang dan percaya diri. Menurutnya, sinergi antara sekolah dan keluarga menjadi faktor penentu keberhasilan peserta didik.

“Kami berharap seluruh siswa dapat mengikuti ujian dengan baik dan memperoleh hasil yang memuaskan. Ini adalah langkah awal mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” tambahnya.

Pelaksanaan Ujian Satuan Pendidikan tahun ini dijadwalkan berlangsung pada awal Mei 2026 dengan tetap mengedepankan prinsip kejujuran dan kedisiplinan. Pihak sekolah juga mengimbau siswa untuk menjaga kesehatan serta mempersiapkan diri secara matang, baik secara akademik maupun mental.

Di sisi lain, keterlibatan pemerintah daerah melalui dukungan Dinas Pendidikan turut memberikan motivasi tambahan bagi sekolah dan siswa. Hal ini mencerminkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Halmahera Selatan.

Para orang tua siswa pun menyambut baik pelaksanaan ujian ini. Mereka berharap anak-anak mereka dapat meraih hasil terbaik dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi demi menggapai cita-cita di masa depan.

Dengan semangat kebersamaan antara pihak sekolah, orang tua, dan pemerintah, SD Negeri 138 Halmahera Selatan optimis mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan berintegritas.

Momentum ujian ini diharapkan menjadi titik awal bagi para siswa untuk melangkah lebih jauh dalam dunia pendidikan, sekaligus menjadi generasi penerus bangsa yang mampu membawa perubahan positif bagi daerah dan negara. (Red)

TERNATE, Malutline – Kabar menggembirakan datang dari dunia kesehatan di Maluku Utara. Keluarga Besar Nyong Nyong Dinkes Mangga Babifi menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas ditunjuknya dr. Rosita Alkatiri, M.M.Kes sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur RSUD Chasan Boesoirie.

Ucapan tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk apresiasi dan harapan besar terhadap sosok dr. Rosita yang dinilai memiliki kapasitas, pengalaman, serta dedikasi tinggi dalam bidang pelayanan kesehatan. Dalam momentum ini, keluarga besar Nyong Nyong Dinkes Mangga Babifi menaruh optimisme bahwa amanah baru yang diemban akan membawa perubahan positif bagi rumah sakit rujukan utama di Provinsi Maluku Utara tersebut.

Dalam pernyataannya, mereka menyampaikan harapan agar kepemimpinan dr. Rosita mampu memperkuat sistem pelayanan kesehatan yang lebih profesional, humanis, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. “Semoga amanah baru ini membawa berkah dan kemajuan bagi pelayanan kesehatan di RSUD Chasan Boesoirie,” demikian pesan yang disampaikan.

Penunjukan dr. Rosita Alkatiri sebagai Plt. Direktur dianggap sebagai langkah strategis di tengah tuntutan peningkatan kualitas layanan kesehatan yang semakin kompleks. RSUD Chasan Boesoirie sendiri memiliki peran vital sebagai pusat rujukan regional, sehingga membutuhkan kepemimpinan yang visioner, responsif, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Dikenal sebagai figur yang tegas namun humanis, dr. Rosita diharapkan mampu membangun sinergi antara tenaga medis, manajemen, serta seluruh elemen pendukung rumah sakit. Selain itu, peningkatan fasilitas, pelayanan pasien, serta tata kelola yang transparan menjadi bagian penting yang dinanti oleh masyarakat.

Dukungan dari berbagai pihak, termasuk keluarga besar Nyong Nyong Dinkes Mangga Babifi, menjadi energi positif bagi dr. Rosita dalam mengemban tugas barunya. Hal ini mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kemajuan sektor kesehatan di daerah.

Dengan kepercayaan yang telah diberikan, publik kini menaruh harapan besar agar RSUD Chasan Boesoirie semakin maju dan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang prima, merata, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Maluku Utara.

Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa sektor kesehatan membutuhkan kolaborasi semua pihak, serta kepemimpinan yang kuat dan berintegritas demi mewujudkan pelayanan yang lebih baik di masa depan. (Red)

TERNATE — Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Dr. H. Rizal Marsaoly, SE, MM, menyampaikan ucapan selamat dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional yang jatuh pada 1 Mei 2026. Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi Pemerintah Kota Ternate kepada seluruh pekerja atas dedikasi dan kontribusi nyata dalam mendorong pembangunan daerah.

Dalam pernyataannya, Rizal Marsaoly menegaskan bahwa pekerja memiliki posisi yang sangat strategis sebagai penggerak utama roda ekonomi. Menurutnya, kemajuan suatu daerah tidak dapat dipisahkan dari kerja keras, ketekunan, serta semangat kolektif para buruh di berbagai sektor.

“Selamat Hari Buruh Internasional kepada seluruh pekerja di Kota Ternate. Peran dan pengabdian saudara-saudara sekalian merupakan fondasi penting dalam membangun daerah yang maju, berdaya saing, dan sejahtera,” ujar Rizal.

Selain menjabat sebagai Sekda, Rizal Marsaoly juga dipercaya sebagai Ketua Organisasi Amatir Radio Indonesia Kota Ternate periode 2025–2028. Dalam kapasitasnya tersebut, ia turut menekankan pentingnya komunikasi, koordinasi, dan solidaritas dalam memperkuat sinergi antar elemen masyarakat, termasuk para pekerja.

Menurutnya, semangat kolaborasi harus terus dijaga, terlebih di tengah tantangan global yang menuntut peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ia mengajak seluruh pekerja untuk terus meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan dinamika dunia kerja.

“Momentum Hari Buruh ini harus menjadi pengingat bagi kita semua bahwa keberhasilan pembangunan hanya dapat dicapai melalui kerja bersama, sinergi, dan komitmen untuk terus berkembang,” tambahnya.

Lebih lanjut, Pemerintah Kota Ternate, kata Rizal, berkomitmen untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada pekerja. Hal ini meliputi perlindungan hak-hak tenaga kerja, peningkatan kesejahteraan, serta penciptaan lapangan kerja yang inklusif dan berkelanjutan.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga hubungan industrial yang harmonis antara pemerintah, pelaku usaha, dan pekerja. Dengan hubungan yang sehat dan saling menghargai, diharapkan produktivitas kerja dapat meningkat sekaligus menciptakan stabilitas sosial dan ekonomi di daerah.

Di akhir pernyataannya, Rizal Marsaoly mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peringatan Hari Buruh Internasional sebagai momentum memperkuat semangat persatuan dan gotong royong dalam membangun Kota Ternate yang lebih baik.

“Buruh bersinergi membangun negeri bukan sekadar slogan, tetapi harus menjadi komitmen bersama. Mari kita jadikan kerja sebagai ladang pengabdian untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (Red)

TERNATE, Malutline – Pemerintah Kota Ternate memperingati Hari Buruh Internasional yang jatuh pada 1 Mei 2026 dengan menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pekerja yang telah menjadi pilar utama pembangunan daerah. Momentum ini dimaknai bukan sekadar perayaan tahunan, tetapi sebagai refleksi atas kontribusi besar para buruh dalam mendorong kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Wali Kota Ternate, Dr. H. M. Tauhid Soleman, M.Si, dalam pernyataannya menegaskan bahwa buruh merupakan kekuatan strategis yang tidak terpisahkan dari proses pembangunan. Menurutnya, kemajuan sebuah daerah tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga oleh kerja keras dan dedikasi para pekerja di berbagai sektor.

“Peringatan Hari Buruh Internasional ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa pembangunan yang berkelanjutan harus berpijak pada kesejahteraan tenaga kerja. Pemerintah Kota Ternate berkomitmen untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak pada buruh, baik dalam perlindungan hak, peningkatan kompetensi, maupun jaminan kesejahteraan,” ujar Wali Kota.

Ia juga menambahkan bahwa di tengah tantangan global dan dinamika ekonomi saat ini, sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan pekerja harus terus diperkuat. Dengan kolaborasi yang solid, Ternate diyakini mampu menciptakan iklim kerja yang sehat, produktif, dan berkeadilan.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar, turut menyampaikan penghargaan kepada seluruh pekerja yang selama ini telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya. Ia menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan solidaritas dalam dunia kerja.

“Buruh bukan hanya bagian dari sistem produksi, tetapi juga bagian dari keluarga besar pembangunan daerah. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk terus menjaga hubungan industrial yang harmonis, saling menghormati, dan menjunjung tinggi nilai keadilan,” ungkapnya.

Nasri juga mengajak seluruh pekerja untuk terus meningkatkan kapasitas diri agar mampu bersaing di era modern yang penuh dengan perubahan dan inovasi. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan masa depan.

Di sisi lain, Sekretaris Daerah Kota Ternate, Dr. H. Rizal Marsaoly, SE, MM, menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memperkuat program-program yang mendukung kesejahteraan buruh. Ia menyebutkan bahwa perhatian terhadap pekerja tidak hanya dalam bentuk kebijakan, tetapi juga melalui peningkatan akses terhadap pelatihan, kesehatan, dan perlindungan sosial.

“Hari Buruh Internasional adalah momentum untuk memperkuat komitmen kita bersama dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, layak, dan manusiawi. Pemerintah akan terus hadir untuk memastikan bahwa setiap pekerja mendapatkan haknya secara adil,” tegas Sekda.

Lebih lanjut, Rizal Marsaoly juga menekankan pentingnya peran buruh dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Ia berharap para pekerja di Kota Ternate dapat terus menjadi motor penggerak pembangunan dengan semangat kerja yang tinggi dan penuh tanggung jawab.

Peringatan Hari Buruh Internasional tahun ini di Kota Ternate berlangsung dengan nuansa penuh penghargaan dan harapan. Pemerintah berharap momentum ini dapat mempererat hubungan antara semua pihak serta mendorong terciptanya kesejahteraan yang merata bagi seluruh pekerja.

Dengan semangat Hari Buruh, Kota Ternate melangkah maju menuju masa depan yang lebih adil, sejahtera, dan berdaya saing. (Red)

TERNATE, Malutline— Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Ternate menyampaikan ucapan resmi dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional yang jatuh pada 1 Mei 2026. Ucapan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Ternate, Dr. H. Rizal Marsaoly, SE, MM, sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi kepada seluruh pekerja yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Dalam pernyataannya, Sekot menegaskan bahwa momentum Hari Buruh bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi juga menjadi refleksi bersama atas pentingnya peran tenaga kerja dalam menggerakkan roda perekonomian serta pembangunan di berbagai sektor.

“Pemerintah Kota Ternate menyampaikan selamat Hari Buruh Internasional kepada seluruh pekerja. Dedikasi, kerja keras, dan semangat para buruh merupakan fondasi utama dalam membangun daerah yang maju dan sejahtera,” ujar Sekda.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Pemkot Ternate terus berkomitmen untuk menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada pekerja, termasuk perlindungan hak-hak tenaga kerja, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penciptaan lapangan kerja yang layak dan berkelanjutan.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan pekerja menjadi kunci utama dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga komunikasi yang konstruktif demi terciptanya stabilitas dan produktivitas kerja.

Sekda juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi. Para pekerja diharapkan mampu beradaptasi dan terus mengembangkan keterampilan agar tetap kompetitif di dunia kerja yang semakin dinamis.

“Momentum ini harus kita jadikan sebagai penguat semangat kebersamaan. Mari kita bangun Ternate dengan kerja yang jujur, profesional, dan penuh tanggung jawab,” tambahnya.

Peringatan Hari Buruh Internasional tahun 2026 di Kota Ternate diharapkan tidak hanya menjadi simbol penghormatan, tetapi juga menjadi penggerak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja serta mendorong kemajuan daerah secara berkelanjutan. (Red)